Kakek Inggris yang Tewas dalam Turbulensi Singapore Airlines Ingin Berlibur Seumur Hidup di Australia
Rabu, 22 Mei 2024 - 21:55 WIB
loading...
A
A
A
Penumpang tersebut, 56 orang warga negara Australia, 47 orang Inggris, dan 41 orang Singapura.
![Kakek Inggris yang Tewas dalam Turbulensi Singapore Airlines Ingin Berlibur Seumur Hidup di Australia]()
Foto/Reuters
Biro Investigasi Keselamatan Transportasi (TSIB) Singapura, yang merupakan bagian dari Kementerian Transportasi, sedang membuka penyelidikan atas apa yang terjadi pada SQ321.
Petugasnya tiba di Bangkok pada Selasa malam, Menteri Transportasi Chee Hong Tat mengatakan dalam sebuah pernyataan di Facebook.
“Karena insiden ini melibatkan pesawat Boeing 777-300ER, Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Amerika Serikat mengirimkan perwakilan terakreditasi dan empat penasihat teknis untuk mendukung penyelidikan,” katanya.
Boeing sebelumnya mengatakan pihaknya telah menghubungi SIA dan siap memberikan dukungan.
“Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga yang kehilangan orang yang dicintai, dan duka kami tertuju pada penumpang dan awak,” kata Boeing melalui platform media sosial X.
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong dan Menteri Senior Lee Hsien Loong juga menyampaikan belasungkawa.
“Saya turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga dan orang-orang terkasih dari almarhum. Saya juga berharap dan berdoa semoga mereka yang terluka bisa pulih dan segera kembali ke rumah,” tulis Wong di Facebook.
Dia juga berterima kasih kepada pihak berwenang Thailand atas dukungan mereka dalam memberikan bantuan medis dan merawat para penumpang dan awak yang terkena dampak.
Lee menyampaikan rasa terima kasihnya kepada "semua orang di sini dan di luar negeri yang melakukan yang terbaik untuk membantu mereka yang terkena dampak".
"Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga penumpang yang meninggal dunia...dan saya berharap para penumpang dan awak yang terluka segera pulih."
Penyelidikan Akan Mengungkap Apa yang Sebenarnya Terjadi

Foto/Reuters
Biro Investigasi Keselamatan Transportasi (TSIB) Singapura, yang merupakan bagian dari Kementerian Transportasi, sedang membuka penyelidikan atas apa yang terjadi pada SQ321.
Petugasnya tiba di Bangkok pada Selasa malam, Menteri Transportasi Chee Hong Tat mengatakan dalam sebuah pernyataan di Facebook.
“Karena insiden ini melibatkan pesawat Boeing 777-300ER, Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Amerika Serikat mengirimkan perwakilan terakreditasi dan empat penasihat teknis untuk mendukung penyelidikan,” katanya.
Boeing sebelumnya mengatakan pihaknya telah menghubungi SIA dan siap memberikan dukungan.
“Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga yang kehilangan orang yang dicintai, dan duka kami tertuju pada penumpang dan awak,” kata Boeing melalui platform media sosial X.
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong dan Menteri Senior Lee Hsien Loong juga menyampaikan belasungkawa.
“Saya turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga dan orang-orang terkasih dari almarhum. Saya juga berharap dan berdoa semoga mereka yang terluka bisa pulih dan segera kembali ke rumah,” tulis Wong di Facebook.
Dia juga berterima kasih kepada pihak berwenang Thailand atas dukungan mereka dalam memberikan bantuan medis dan merawat para penumpang dan awak yang terkena dampak.
Lee menyampaikan rasa terima kasihnya kepada "semua orang di sini dan di luar negeri yang melakukan yang terbaik untuk membantu mereka yang terkena dampak".
"Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga penumpang yang meninggal dunia...dan saya berharap para penumpang dan awak yang terluka segera pulih."
(ahm)
Lihat Juga :