Soal Masa Depan Perjanjian Nuklir 2015, Iran Tunggu Hasil Pilpres AS
Rabu, 19 Agustus 2020 - 15:07 WIB
loading...
A
A
A
"Tetapi itu akan menjadi prosedur yang sepenuhnya diperdebatkan sehingga snapback tidak akan berpengaruh, itu tidak akan diakui oleh pihak lain," ujarnya.
Amerika Serikat berpendapat dapat memicu kembalinya sanksi karena masih disebutkan sebagai peserta kesepakatan nuklir dalam resolusi Dewan Keamanan PBB 2015 yang mengabadikan kesepakatan tersebut.
Seorang diplomat Eropa kedua, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan mayoritas masyarakat internasional percaya bahwa Amerika Serikat tidak dapat memicu snapback.
Utusan AS untuk Iran yang telah mengundurkan diri, Brian Hook, sebelumnya mengatakan bahwa kesepakatan nuklir, meski bermaksud baik, telah gagal untuk menghalangi Iran.
"Kami telah menempatkan pengaruh yang sangat besar untuk masa jabatan kedua (Trump) untuk mendapatkan hasil yang kami perlukan," katanya dalam acara United Against Nuclear Iran.
Amerika Serikat berpendapat dapat memicu kembalinya sanksi karena masih disebutkan sebagai peserta kesepakatan nuklir dalam resolusi Dewan Keamanan PBB 2015 yang mengabadikan kesepakatan tersebut.
Seorang diplomat Eropa kedua, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan mayoritas masyarakat internasional percaya bahwa Amerika Serikat tidak dapat memicu snapback.
Utusan AS untuk Iran yang telah mengundurkan diri, Brian Hook, sebelumnya mengatakan bahwa kesepakatan nuklir, meski bermaksud baik, telah gagal untuk menghalangi Iran.
"Kami telah menempatkan pengaruh yang sangat besar untuk masa jabatan kedua (Trump) untuk mendapatkan hasil yang kami perlukan," katanya dalam acara United Against Nuclear Iran.
(ber)
Lihat Juga :