Teka-teki Presiden Iran Ebrahim Raisi Masih Hidup atau Meninggal usai Kecelakaan Helikopter

Senin, 20 Mei 2024 - 09:14 WIB
loading...
Teka-teki Presiden Iran...
Presiden Iran Ebrahim Raisi masih hidup atau meninggal usai kecekaan helikopter masih menjadi teka-teki. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Nasib Presiden Iran Ebrahim Raisi tidak jelas setelah helikopter yang membawanya mengalami kecelakaan saat cuaca buruk pada hari Minggu.

Helikopter itu masih belum ditemukan karena cuaca buruk menghambat pencarian.

Laporan sebelumnya menyebutkan puing-puing terkait kecelakaan tersebut telah ditemukan oleh tim pencarian dan penyelamatan, namun Bulan Sabit Merah Iran membantahnya.

Kecelakaan itu terjadi di wilayah Jolfa di provinsi Azerbaijan Timur, Iran.

Menteri Luar Negeri Hossein Amir-Abdollahian juga berada di dalam helikopter tersebut.

Baca Juga: Nasib Presiden Iran Tak Jelas usai Kecelakaan Helikopter, Khamenei Serukan Doa

Tim pencarian dan penyelamatan sedang menjelajahi daerah pegunungan terpencil meskipun kondisi cuaca buruk dan kabut tebal menyulitkan pencarian.

Mantan Menteri Pertahanan Inggris Tobias Ellwood mengatakan kepada Sky News: “Bukan pertanda baik jika dibutuhkan waktu lama untuk mengetahui apa yang terjadi.”

Dia mengakui kondisi sulit yang dialami tim penyelamat, namun menambahkan bahwa kurangnya informasi dari media pemerintah Iran telah memicu spekulasi.

“Jika presiden masih hidup, maka mereka akan langsung mengonfirmasi hal tersebut, namun jika dia telah meninggal maka mereka mungkin akan menunda pengumuman apa pun untuk memastikan rencana darurat sudah ada,” katanya.

“Kita akan mengetahuinya nanti, tapi perlu ditekankan bahwa Presiden Raisi adalah orang yang sangat, sangat berkuasa, seorang garis keras," lanjut dia, yang dilansir Senin (20/5/2024).

“Ada banyak sekali populasi muda di sana yang menyerukan perubahan... mungkin ada konsekuensi geopolitik yang besar bagi Iran jika presidennya diumumkan meninggal.”

Baca Juga: Ini yang Terjadi Jika Presiden Iran Meninggal saat Menjabat

Analis BBC untuk Timur Tengah, Sebastian Usher, mengatakan dunia mengandalkan informasi yang dirilis oleh sejumlah kantor berita semi-resmi, yang sering mengutip pernyataan pejabat berbeda yang berbeda pendapat.

“Apa yang belum kami dapatkan, selain jaminan umum dari Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei, adalah pernyataan jelas dari pihak berwenang tentang apa yang mereka ketahui secara hitam dan putih,” katanya.

“Saya pikir banyak pemimpin regional dan dunia akan melihat laporan yang sama seperti yang kita lihat dari lembaga-lembaga tersebut dan mencoba mendapatkan indikasi tentang apa yang terjadi.”

Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei mendesak masyarakat Iran untuk tidak khawatir terhadap kepemimpinan Republik Islam Iran, dengan mengatakan: “Tidak akan ada gangguan dalam urusan negara."

Raisi (63), sangat dekat dengan pemimpin tertinggi Iran dan juga salah satu pesaing serius sebagai suksesor sebagai pemimpin tertinggi Iran, menurut analisis dari BBC Persian.

Dilaporkan bahwa di mata sebagian besar rakyat Iran, pemimpin tertinggi dan Garda Revolusi Islam adalah orang-orang yang membuat keputusan politik dan kebijakan luar negeri yang penting.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Logo HUT ke-81 RI Resmi...
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Fajar Novario Asal Padang Terpilih
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Berita Terkini
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Infografis
Presiden Iran Tewas...
Presiden Iran Tewas Kecelakaan Helikopter, Sabotase Israel?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved