Hizbullah Perkenalkan Senjata dan Taktik Baru, Akankah Menundukkan Tentara Zionis?

Sabtu, 18 Mei 2024 - 15:30 WIB
loading...
A A A
Penggunaan persenjataan yang lebih canggih oleh Hizbullah, termasuk drone yang mampu menembakkan rudal, drone peledak, dan jenis peluru kendali kecil yang dikenal sebagai Almas, atau Diamond, yang digunakan untuk menyerang pangkalan yang mengendalikan balon tersebut telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan militer Israel.

Baca Juga: Serangan Israel Menggila, Rumah Sakit Rafah Bersiap Terima Gelombang Besar Korban

“Hizbullah telah meningkatkan situasi di utara,” kata juru bicara militer Letkol Nadav Sho Shani. “Mereka semakin sering menembak.”

Dalam mengadaptasi serangannya, Hizbullah juga berhasil mengurangi jumlah pejuang yang hilang dibandingkan minggu-minggu awal konflik.

Kelompok ini telah kehilangan lebih dari 250 pejuang sejauh ini, dibandingkan dengan 15 tentara Israel sejak pertempuran pecah di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel sehari setelah perang Israel-Hamas dimulai pada 7 Oktober.

Menurut hitungan The Associated Press, Hizbullah kehilangan 47 pejuang pada bulan Oktober dan 35 pejuang pada bulan November, dibandingkan dengan 20 pejuang pada bulan April dan 12 pejuang pada bulan ini.

Pejabat yang mengetahui operasi kelompok tersebut mengatakan Hizbullah telah mengurangi jumlah pejuang di sepanjang wilayah perbatasan untuk menurunkan jumlah korban. Meskipun Hizbullah terus menembakkan rudal anti-tank Kornet buatan Rusia dari wilayah yang dekat dengan perbatasan, Hizbullah juga beralih menembakkan drone dan jenis roket lain dengan hulu ledak berat – termasuk roket Almas serta Falaq dan Burkan – dari wilayah beberapa kilometer dari perbatasan.

Selama akhir pekan, Hizbullah mengatakan mereka telah meluncurkan roket baru dengan hulu ledak berat bernama Jihad Mughniyeh yang diambil dari nama seorang agen senior yang tewas dalam serangan udara Israel di Suriah selatan pada tahun 2015.

Eva J. Koulouriotis, seorang analis politik yang berspesialisasi dalam Timur Tengah dan kelompok jihad menulis di platform media sosial X bahwa eskalasi Hizbullah baru-baru ini kemungkinan memiliki beberapa tujuan, termasuk menaikkan batas atas tuntutan kelompok tersebut dalam negosiasi kesepakatan perbatasan di masa depan, serta serta meningkatkan tekanan militer terhadap militer Israel sehubungan dengan persiapan pertempuran di Rafah.

Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant bersumpah dalam pidatonya pekan lalu bahwa “kami akan bertahan, kami akan mencapai tujuan kami, kami akan menyerang Hamas, kami akan menghancurkan Hizbullah, dan kami akan menciptakan keamanan.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mojtaba Khamenei kepada...
Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Menlu Sugiono Bertemu...
Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza
Lepas dari China, Uni...
Lepas dari China, Uni Eropa Jadikan India Mitra Kunci Kolaborasi Teknologi
Deretan Miliarder Asal...
Deretan Miliarder Asal Iran yang Sukses Bangun Kerajaan Bisnis di Amerika Serikat
Rekomendasi
Di Hadapan Dasco, Hotman...
Di Hadapan Dasco, Hotman Paris Bersama Ketua Umum PWI Salam Komando
Wasit Slavko Vincic...
Wasit Slavko Vincic Pensiun usai Pimpin Final Piala Dunia 2026
Ratusan Petani Tembakau...
Ratusan Petani Tembakau Demo, Peringatkan Ancaman PP 28/2024 terhadap Jutaan Pekerja IHT
Berita Terkini
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved