Serangan Israel Menggila, Rumah Sakit Rafah Bersiap Terima Gelombang Besar Korban

Sabtu, 18 Mei 2024 - 14:05 WIB
loading...
A A A
Sistem medis di Gaza hampir runtuh akibat pemboman Israel setelah serangan pimpinan Hamas terhadap negara tersebut pada tanggal 7 Oktober ketika orang-orang bersenjata menewaskan lebih dari 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang.

Israel telah membunuh lebih dari 35.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 75.000 orang, menurut otoritas kesehatan Gaza.

Dokter mengeluh bahwa mereka harus melakukan operasi, termasuk amputasi, tanpa anestesi atau obat penghilang rasa sakit.

Kecemasan dan Trauma


Warga Palestina, Abdelilah Farhat, pasien di rumah sakit tersebut, mengatakan dia selamat dari kematian saat dia keluar mencari toko kelontong yang buka.

“Alhamdulillah, Allah sudah menakdirkan bahwa saya akan terluka, dan Dia menyelamatkan saya. Roket itu jatuh hanya satu meter dari seorang pria,” papar dia.

“Mereka (Israel) menjatuhkan roket ke warga sipil yang sedang berjalan, mereka hanya mencari makanan untuk dimakan,” ungkap dia.

Para saksi dan profesional medis mengatakan pasukan Israel telah menyerang rumah sakit, memblokade rumah sakit tersebut dan membunuh dokter serta warga sipil lainnya di sana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Menlu Sugiono Bertemu...
Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
Berita Terkini
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved