Slovakia dalam Momen Kritis setelah Penembakan Robert Fico

Sabtu, 18 Mei 2024 - 14:40 WIB
loading...
A A A
Segera setelah penembakan di Handlova, sebuah video pendek bocor yang menunjukkan pria bersenjata itu ditahan.

Tidak jelas apakah pria berusia 71 tahun ini berbicara dengan bebas, namun ia mengacu pada tindakan pemerintah yang mensterilkan RTVS, yang menunjukkan bahwa hal tersebut mungkin menjadi salah satu sumber kemarahan. Salah satu motif serangannya.

Pak Fico telah memulai proses untuk menghapuskan lembaga penyiaran publik tersebut, dengan alasan bahwa hal itu "tidak obyektif".

“Media hadir bukan untuk membuat politisi terlihat cantik,” kata Machaj, bos RTVS, menolak kritik tersebut dan menggambarkan peran timnya sebagai “yang mencerminkan kenyataan”.

Namun kini ada yang menyalahkan lembaga penyiaran atas penembakan tersebut.

“Kami mendapat ancaman setiap hari dan itu serius,” kata Machaj. Dia telah disarankan untuk mendapatkan pengawal, katanya.

“Saya pernah mengalami sensor pada masa komunis pada tahun 1970an dan serangan terhadap pers pada tahun 1990an, namun saya menganggap ini adalah era yang paling berbahaya,” katanya.

Di lokasi penyerangan, rekaman polisi telah hilang. Anak-anak setempat bersepeda melintasi alun-alun. Musik menggelegar dari jendela yang terbuka dan kelas aerobik.

Beberapa puluh mil jauhnya, Fico masih dalam perawatan intensif, kondisinya dilaporkan stabil meski masih serius.

Dan Slovakia berada pada momen yang sangat penting.

Babos menambahkan: "Saat ini banyak hal bergantung pada Robert Fico dan sikap serta pendekatan seperti apa yang akan dia pilih, jika dia kembali.

“Apakah dia lebih agresif dan marah. Atau dia memutuskan untuk menenangkan masyarakat dan menjadi orang yang lebih positif.

"Menurutku 60-40. Aku khawatir dia akan membalas dendam."

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Harry Kane Lewati Pele,...
Harry Kane Lewati Pele, Kini Bidik Rekor Messi di Piala Dunia
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved