Slovakia dalam Momen Kritis setelah Penembakan Robert Fico

Sabtu, 18 Mei 2024 - 14:40 WIB
loading...
A A A
Ada seruan mendesak untuk ketenangan dan persatuan.

Mereka dipimpin oleh Presiden Zuzana Caputova yang akan segera habis masa jabatannya, "berdiri bersama" seperti yang dia katakan, dengan pria yang akan segera menggantikannya sebagai presiden.

Pada hari yang sama, dengan seluruh kabinet berbaris di belakangnya di atas panggung, Menteri Dalam Negeri Matus Sutaj Estok mengulangi seruan tersebut, memperingatkan Slovakia berada di ambang perang saudara.

Itu ekstrim. Namun, beberapa orang yang diwawancarai di sini menggambarkan masyarakat di mana anggota keluarga tidak lagi berbicara.

Dua “kubu” politik berjauhan, tanpa dialog.

Bersama rekannya di atas panggung, Menteri Pertahanan Robert Kalinak mengatakan rakyat Slovakia perlu “belajar mentoleransi perbedaan pendapat”.

Namun kedua menteri tersebut kemudian langsung menuduh politisi oposisi dan media mengobarkan permusuhan. Beberapa kali, mereka menginstruksikan wartawan untuk "bercermin" dan memeriksa apakah mereka bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Masih sangat sedikit informasi yang dapat diverifikasi tentang calon pembunuh tersebut.

Beberapa video dan jejak yang ditinggalkan online menunjukkan profil yang membingungkan: menentang perang di Ukraina tetapi tampaknya memposting dukungan terhadap kelompok sayap kanan pro-Rusia, dan seorang penulis puisi dan prosa anti-migran.

Para menteri di pemerintahan menyebutnya sebagai "serigala tunggal", dan bersikeras bahwa pandangannya sejalan dengan partai oposisi utama, yang telah mengalami radikalisasi.

“Kebencian melahirkan kebencian,” menteri dalam negeri memperingatkan.

Pembicaraan seperti itu terdengar hampa bagi sebagian orang.

“Ketika kita berbicara tentang lingkungan yang beracun, sulit untuk tidak mengatakan siapa pihak utama yang bertanggung jawab atas hal tersebut: yaitu Partai Smer,” ujar Pavol Babos, sosiolog di Universitas Comenius di Bratislava.

“Saya berani bertaruh bahwa serangan akan dilakukan oleh anggota oposisi, bukan perdana menteri,” katanya.

Sekutu Fico secara terbuka menyebut Presiden Caputova sebagai "pelacur Amerika".

Perdana menteri menyebutnya sebagai agen AS. Presiden kemudian dikirimi ancaman pembunuhan yang serupa dengan pernyataan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Terungkap! AS Tak Bantu...
Terungkap! AS Tak Bantu Israel Tangkis Serangan Rudal Iran
Rekomendasi
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Berita Terkini
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved