Pertempuran Sengit Pecah di Gaza Utara, Bantuan Mulai Mengalir dari Dermaga AS

Sabtu, 18 Mei 2024 - 08:37 WIB
loading...
Pertempuran Sengit Pecah...
Pasukan Israel menjadi target pejuang Palestina di Gaza. Foto/media brigade al qassam
A A A
GAZA - Pasukan Israel bertempur melawan pejuang Hamas di gang-gang sempit Jabalya di Gaza utara pada Jumat (17/5/2024) dalam beberapa pertempuran paling sengit sejak Zionis kembali ke wilayah tersebut sepekan yang lalu.

Adapun di selatan, para pejuang menyerang tank-tank Israel yang berkumpul di sekitar Rafah, menurut laporan Reuters.

Warga mengatakan kendaraan lapis baja Israel telah menembus pasar di jantung Jabalya, kamp pengungsi terbesar dari delapan kamp pengungsi bersejarah di Gaza.

Seiring dengan itu, buldoser Israel menghancurkan rumah-rumah dan toko-toko di jalur serangan tersebut.

“Tank dan pesawat Israel memusnahkan kawasan permukiman, pasar, toko, restoran, semuanya. Itu semua terjadi di hadapan dunia bermata satu,” ungkap Ayman Rajab, warga Jabalya bagian barat, mengatakan melalui aplikasi chat.

Israel mengatakan pasukannya telah membersihkan Jabalya beberapa bulan sebelumnya dalam perang Gaza.

Namun pekan lalu, Israel mengatakan pihaknya akan kembali melakukan hal tersebut untuk mencegah kelompok pejuang berkumpul kembali di sana.

Di ujung selatan Gaza, asap tebal membubung di atas Rafah, yang berbatasan dengan Mesir, tempat serangan Israel yang meningkat telah menyebabkan ratusan ribu orang melarikan diri dari satu-satunya tempat perlindungan yang tersisa.

Orang-orang Ketakutan


Jens Laerke, juru bicara kantor kemanusiaan PBB mengatakan di Jenewa, menambahkan sebagian besar warga mengikuti perintah untuk bergerak ke utara menuju pantai, namun tidak ada rute atau tujuan yang aman.

Ketika pertempuran berkecamuk, militer Amerika Serikat (AS) mengatakan truk-truk mulai memindahkan bantuan ke darat dari dermaga sementara yang dibangun di lepas pantai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Dirjen Imigrasi Ungkap...
Dirjen Imigrasi Ungkap Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved