alexametrics

Bom Mobil Tewaskan 44 Polisi di Kashmir India

loading...
Bom Mobil Tewaskan 44 Polisi di Kashmir India
Tentara India memeriksa bangkai bus setelah serangan bom mobil yang menewaskan 44 anggota polisi di Kashmir. Foto/Istimewa
A+ A-
SRINAGAR - Seorang pembom bunuh diri menabrakkan mobilnya ke sebuah bus yang membawa polisi India di Kashmir, menewaskan 44 orang. Ini adalah serangan paling mematikan dalam beberapa dekade terhadap pasukan keamanan di wilayah yang disengketakan. Insiden ini juga cenderung meningkatkan ketegangan dengan negara tetangga, Pakistan.

Ledakan itu terdengar hingga beberapa mil jauhnya, menurut saksi mata. Mohammad Yunis, seorang jurnalis yang tiba di lokasi beberapa menit kemudian, mengatakan kepada Reuters bahwa dia melihat darah dan bagian-bagian tubuh tersebar di sepanjang 100 meter jalan raya.

Gambar-gambar televisi menunjukkan mobil yang hancur di tengah reruntuhan dan salju di sekitar lokasi. Foto-foto menunjukkan puluhan polisi memeriksa kendaraan yang rusak dan seorang polisi terlihat membawa penutup plastik dengan senjata di dalamnya.



Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan pelaku bom bunuh diri, dan memperlihatkan seorang pria muda memegang senjata dan mengancam akan lebih banyak serangan. Namun video tersebut tidak dapat memverifikasi secara independen keasliannya.

"Saya mengutuk keras serangan pengecut ini. Pengorbanan personel keamanan kami yang berani tidak akan sia-sia," kata Perdana Menteri Narendra Modi dalam sebuah tweet seperti dilansir dari Reuters, Jumat (15/2/2019).

Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk India juga mengutuk serangan itu dan menyampaikan belasungkawa.

"Amerika Serikat berdiri di samping India dalam menghadapi teror dan mengalahkannya," kata Duta Besar Ken Juster dalam sebuah tweet.

Arun Jaitley, seorang menteri senior di kabinet Modi, menyebut serangan itu sebagai tindakan pengecut dan mengatakan India akan membalas.

"Teroris akan diberi pelajaran yang tak terlupakan untuk tindakan keji mereka," kata Jaitley dalam tweetnya.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak