Sejarawan Israel yang Terkenal Bela Palestina Diinterogasi FBI di Bandara AS

Jum'at, 17 Mei 2024 - 08:01 WIB
loading...
Sejarawan Israel yang...
Ilan Pappe, sejarawan Israel yang terkenal membela Palestina, dicegat dan dinterogasi FBI di bandara Detroit, AS. Foto/Ali Younes/Al Jazeera
A A A
WASHINGTON - Ilan Pappe, sejarawan Israel yang terkenal membela Palestina, dicegat di bandara Detroit dan diinterogasi oleh Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat (AS) selama dua jam.

Kejadian itu diungkap Pappe dalam sebuah posting Facebook.

Menurut Pappé, yang dikenal karena pandangan anti-Zionisnya, pihak berwenang juga menyita ponselnya dan menyalin semuanya dari ponsel tersebut sebelum akhirnya melepaskannya.

Pria berusia 69 tahun itu mengatakan dia ditanya: “Apakah saya pendukung Hamas? Apakah saya menganggap tindakan Israel di Gaza sebagai genosida? Apa solusi terhadap konflik tersebut?”

Baca Juga: Pertama Kalinya, Staf Yahudi Pemerintah Biden Mundur karena AS Dukung Perang Israel di Gaza

Dia juga ditanyai tentang “teman-teman Arab dan Muslimnya” di AS, termasuk berapa lama dia mengenal mereka dan hubungan seperti apa yang dia miliki dengan mereka.

Pappé mengatakan dia dilepaskan setelah ada panggilan telepon.

“Mereka melakukan percakapan telepon yang panjang dengan seseorang, orang Israel?” bunyi posting-an Facebook Pappe, seperti dikutip Al Arabiya, Jumat (17/5/2024).

“Saya tahu banyak dari Anda mengalami pengalaman yang jauh lebih buruk, tetapi setelah Prancis dan Jerman menolak masuknya Rektor Universitas Glasgow karena menjadi warga Palestina...Tuhan tahu apa yang akan terjadi selanjutnya,” katanya, mengacu pada pihak berwenang di Eropa yang menolak masuknya ahli bedah Inggris-Palestina, Ghassan Abu Sitta. Abu Sitta juga diangkat menjadi Rektor Universitas Glasgow.

Mengekspresikan optimismenya, Pappé mengatakan “kabar baiknya” adalah bahwa tindakan seperti interogasinya oleh FBI atau melarang masuknya Abu Sitta ke negara-negara Eropa menunjukkan “kepanikan dan keputusasaan sebagai reaksi terhadap Israel yang akan segera menjadi negara paria dengan segala implikasi dari status tersebut."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Guru Bisa Dapat Bantuan...
Guru Bisa Dapat Bantuan Pendidikan S1/D4, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Berita Terkini
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved