alexametrics

Bahas Situasi Venezuela, Lavrov Telepon Pompeo

loading...
Bahas Situasi Venezuela, Lavrov Telepon Pompeo
Lavrov mengatakan, ia akan mengadakan percakapan telepon dengan Pompeo dan menyebut, salah satu isu yang mungkin dibahas adalah tentang situasi di Venezuela. Foto/Istimewa
A+ A-
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov mengatakan, ia akan mengadakan percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Michael Pompeo. Lavrov menyebut, salah satu isu yang mungkin dibahas adalah tentang situasi di Venezuela.

Lavrov mengatakan, permintaan untuk mengadakan pembicaraan itu datang dari pihak AS. Dia menuturkan akan adanya sejumlah isu yang akan dibahas dan salah satu mungkin mengenai Venezuela.

"Pada 11 Februari, Kementerian Luar Negeri AS meminta untuk mengadakan percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo. Pembicaraan itu akan berlangsung, mungkin Michael Pompeo juga ingin memberi tahu saya sesuatu tentang Venezuela," kata Lavrov, seperti dilansir Tass pada Selasa (12/2).



"Adapun aspek-aspek politik dari situasi di Venezuela, kami mendukung seluruh inisiatif Meksiko dan Uruguay pada penciptaan cepat kondisi untuk dialog nasional yang melibatkan semua kekuatan politik di negara itu," sambungnya.

Dia lalu menambahkan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro telah menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam dialog ini, sementara oposisi menolak proposal ini. "Karena perwakilan Amerika memimpin oposisi dan mereka kehilangan rasa malu dalam pernyataan mereka tentang cara untuk menyelesaikan situasi ini," ucapnya.

Sebelumnya, Lavrov mengatakan, DK PBB tidak mungkin menerima rancangan resolusi AS tentang Venezuela. Rusia, lanjut Lavrov, akan memastikan hal itu terjadi.

"Ini adalah upaya untuk mengalihkan perhatian dari fakta bahwa rancangan resolusi Amerika, pada kenyataannya, bertujuan untuk menutupi provokasi yang dimaksud dengan pengiriman bantuan kemanusiaan sebagai cara untuk mengacaukan situasi di Venezuela, dan bahkan mendapatkan dalih untuk intervensi militer," kata Lavrov.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak