Brigade al-Qassam Bantai 12 Tentara Israel dalam Pertempuran Sengit di Kamp Jabalia

Kamis, 16 Mei 2024 - 09:59 WIB
loading...
Brigade al-Qassam Bantai...
Sayap militer Hamas Brigade al-Qassam membantai 12 tentara Israel dalam pertempuran sengit di Kamp Jabalia, Jalur Gaza utara. Foto/Palestine Chronicle
A A A
GAZA - Brigade al-Qassam, sayap militer Hamas, mengumumkan bahwa pasukannya telah membunuh 12 tentara Zionis Israel dalam petempuran sengit di Kamp Jabalia, Jalur Gaza utara.

Dalam pernyataan pers pada hari Rabu, Brigade al-Qassam mengatakan bahwa dalam operasi kompleks di area Blok 4 Kamp Jabalia, pasukannya menargetkan buldoser militer D9 Zionis dengan peluru Al-Yassin 105.

Menurut pernyataan tersebut, pasukan Zionis yang bersembunyi di dalam sebuah rumah menjadi sasaran dua peluru anti-personel dan terlibat bentrok.

Selain itu, pasukan Brigade al-Qassam juga meledakkan perangkat Shawaz ke dalam tank Merkava Zionis.

Baca Juga: Mayor AD Amerika Mundur, Malu AS Dukung Perang Israel di Gaza

Mengutip New Arab, Kamis (16/5/2024), pengumuman itu disertai dengan rilis rekaman video, yang menunjukkan pertempuran sengit di mana para milisi Palestina tersebut menargetkan kendaraan lapis baja Israel, menembaki tentara Zionis di gedung-gedung dan menembakkan mortir ke tempat berkumpulnya pasukan Zionis di timur Jabalia.

Israel memulai serangan sengit terhadap Kamp Jabalia awal pekan ini, menewaskan dan melukai puluhan orang.

Militer Israel belum berkomentar atas pengumuman Brigade al-Qassam yang membunuh selusin tentara Zionis dalam pertempuran di Kamp Jabalia.

Kelompok perlawanan Palestina lainnya, termasuk Brigade al-Quds dari Jihad Islam Palestina dan Brigade Martir Abu Ali Mustafa juga mengumumkan bentrokan dengan pasukan Zionis Israel di kamp Jabalia.

Sumber lokal mengatakan kepada kantor berita Anadolu bahwa pasukan Israel menghancurkan beberapa rumah di kamp tersebut, menyusul pengumuman militer Zionis mengenai perluasan operasi di daerah tersebut.

Sebelumnya pada hari Rabu, militer Israel mengumumkan penarikan tentaranya dari lingkungan Zeitoun di selatan Kota Gaza, setelah operasi militer kedua yang berlangsung sekitar seminggu. Namun, mereka mengancam akan kembali dan melanjutkan operasi militer di sana “jika diperlukan”.

Sekadar diketahui, invasi brutal Zionis Israel di Gaza telah menewaskan 35.233 orang sejak dimulai 7 Oktober 2023. Angka itu menurut catatan Kementerian Kesehatan Gaza, yang menyatakan sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Pengembangan Sektor...
Pengembangan Sektor Maritim di Indonesia Butuh Data yang Komprehensif
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved