Profil Mayor Harrison Mann, Perwira Militer AS yang Mundur karena Malu Negaranya Dukung Israel

Rabu, 15 Mei 2024 - 21:40 WIB
loading...
Profil Mayor Harrison...
Mayor Harrison Mann, perwira militer AS yang mundur karena malu negaranya dukung Israel dalam Perang Gaza. Foto/Harrison Mann/LinkedIn
A A A
JAKARTA - Seorang perwira Angkatan Darat Amerika Serikat bernama Mayor Harrison Mann mengundurkan diri dari tugasnya pada November tahun lalu.

Keputusan ini dipicu rasa malu ketika melihat negaranya, AS, memberi dukungan kepada Israel dalam Perang Gaza. Harrison sadar bahwa perang tersebut sudah membawa banyak kesedihan bagi warga Palestina.

Mengutip laporan Al Jazeera, Rabu (15/5/2024), Harrison Mann mengungkapkan rasa malu dan bersalah yang luar biasa dalam sebuah surat yang di-posting melalui LinkedIn. Dia juga menjelaskan telah mengundurkan diri dari DIA sejak November 2023.



Profil Mayor Harrison Mann

Harrison Mann merupakan salah seorang perwira Angkatan Darat AS.

Sebelum mengundurkan diri, Harrison diketahui tengah berdinas di Defense Intelligence Agency (DIA), sebuah organisasi intelijen tingkat nasional milik Amerika Serikat.

Menurut profil akun LinkedIn miliknya, Harrison menjadi perwira infanteri setelah menerima tugasnya pada 2011.

Setelah itu, Dia sempat belajar di US Army’s John F Kennedy Special Warfare Center and School North Carolina dan memenuhi syarat sebagai perwira urusan sipil pada tahun 2016.

Sempat menjadi Civil Affairs Officer, Harrison ditunjuk menjadi petugas wilayah asing yang mengkhususkan diri di kawasan Timur Tengah.

Spesialis regional seperti ini biasanya ditempatkan di Kedutaan Besar Amerika Serikat dan mungkin bertindak sebagai atase pertahanan yang berlaku sebagai penghubung tingkat tinggi antara Pentagon dan militer negara tuan rumah.

Setelah itu, barulah Harrison bergabung dengan Defense Intelligence Agency (DIA) pada 2021. Menjabat Executive Officer, penugasannya tetap dikhususkan wilayah Timur Tengah.

Terbaru, Mayor Harrison secara mengejutkan memutuskan mundur dari tugasnya di DIA. Sebelum mempublikasikan alasannya di LinkedIn, dia lebih dulu membagikan catatan itu kepada rekan-rekannya bulan lalu.

Menurutnya, sebagai tentara dia merasa malu dan bersalah karena membantu kebijakan AS yang menurutnya berkontribusi terhadap pembunuhan massal warga Palestina. Padahal, Harrison awalnya berharap tugasnya di DIA bisa membuat perang segera usai.

Sebagai informasi, aksi pengunduran diri personel militer AS sebenarnya sudah banyak terjadi sebelum Harrison Mann.

Kebanyakan dari mereka yang mundur dari militer AS secara terbuka menyesalkan peran Washington terhadap pembantaian warga Palestina.

Salah satu yang paling parah adalah ketika penerbang AS Aaron Bushnell tewas membakar dirinya sebagai protes di luar Kedutaan Israel di Washington pada bulan Februari.

Saat ini, giliran Mayor Harrison Mann yang memutuskan mundur. Ke depannya, bukan tidak mungkin aksi serupa akan terus terjadi mengingat jalannya perang antara Israel dan Hamas yang belum menemui titik terang.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Senator AS Pecahkan...
Senator AS Pecahkan Rekor Mencela Trump dengan Pidato 25 Jam Non-Stop
Tak Hanya pada Indonesia,...
Tak Hanya pada Indonesia, Trump Terapkan Tarif untuk Israel dalam Perang Dagang Global
Para Pemimpin Dunia...
Para Pemimpin Dunia Diam-diam Berbicara dengan Putin
Qatar, UEA, dan Israel...
Qatar, UEA, dan Israel Gelar Latihan Militer Bersama di Yunani
Netanyahu Ungkap Militer...
Netanyahu Ungkap Militer Israel akan Bangun Koridor Morag di Gaza
10 Negara Terluas di...
10 Negara Terluas di Dunia, Adakah Indonesia?
Israel Ingin Rebut Wilayah...
Israel Ingin Rebut Wilayah yang Lebih Luas, Hamas Siap Melawan
Selamatkan Puluhan Warga...
Selamatkan Puluhan Warga Korsel dari Kebakaran Hutan, WNI Bisa Dapat Visa Jangka Panjang
Ngeri! Remaja Singapura...
Ngeri! Remaja Singapura Rencanakan Pembunuhan 100 Muslim di 5 Masjid saat Salat Jumat
Rekomendasi
Anjuran Menikah di Bulan...
Anjuran Menikah di Bulan Syawal, Begini Penjelasan Hadisnya!
Didit Prabowo Sowan...
Didit Prabowo Sowan ke Megawati, PAN: Langkah Positif Redam Dinamika Politik
Jadwal Pencairan KJP...
Jadwal Pencairan KJP Plus Bulan April 2025, Orang Tua Simak Ya
Berita Terkini
Senator AS Pecahkan...
Senator AS Pecahkan Rekor Mencela Trump dengan Pidato 25 Jam Non-Stop
16 menit yang lalu
Tak Hanya pada Indonesia,...
Tak Hanya pada Indonesia, Trump Terapkan Tarif untuk Israel dalam Perang Dagang Global
1 jam yang lalu
Para Pemimpin Dunia...
Para Pemimpin Dunia Diam-diam Berbicara dengan Putin
2 jam yang lalu
Qatar, UEA, dan Israel...
Qatar, UEA, dan Israel Gelar Latihan Militer Bersama di Yunani
3 jam yang lalu
Netanyahu Ungkap Militer...
Netanyahu Ungkap Militer Israel akan Bangun Koridor Morag di Gaza
4 jam yang lalu
10 Negara Terkecil di...
10 Negara Terkecil di Dunia, Mayoritas Luasnya Lebih Kecil Dibandingkan Ukuran New York
12 jam yang lalu
Infografis
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hancurkan Pangkalan AS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved