Bangladesh Murka Pemukim Israel Serang Konvoi Bantuan Gaza
Selasa, 14 Mei 2024 - 16:30 WIB
loading...
Pasokan bantuan kemanusiaan dibuang oleh pemukim Yahudi ke jalan dekat pos pemeriksaan militer Tarqumiyah di Hebron, Tepi Barat pada 13 Mei 2024. Foto/Ibrahim Hamad/Anadolu Agency
A
A
A
DHAKA - Bangladesh mengutuk pemukim ilegal Israel yang menyerang konvoi bantuan kemanusiaan Yordania yang membawa makanan untuk warga sipil di Gaza.
Melalui Facebook, Kementerian Luar Negeri Bangladesh mengecam insiden tersebut saat mencari akses tanpa hambatan untuk bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Mereka meminta otoritas penjajah Israel mengakhiri kekerasan terhadap pemukim dan melindungi konvoi kemanusiaan.
“Pemerintah Bangladesh mengutuk serangan baru-baru ini yang dilakukan pemukim ekstremis Israel di Palestina terhadap konvoi kemanusiaan Yordania ke Gaza melalui Penyeberangan Beit Hanoun yang dimaksudkan untuk bantuan sipil di Gaza,” tulis postingan tersebut pada Selasa (14/5/2024).
Kementerian menggarisbawahi perlunya pihak-pihak yang menandatangani perjanjian ini untuk menjunjung hukum humaniter internasional yang dengan jelas menjabarkan tanggung jawab negara dan kelompok bersenjata non-negara agar seluruh bantuan kemanusiaan dapat disalurkan dengan cepat dan tanpa hambatan.
Bangladesh adalah salah satu dari 28 negara anggota PBB yang tidak mengakui Israel.
Video yang beredar di media sosial kemarin menunjukkan pemukim ilegal Israel memblokir truk bantuan dan merusak bantuan di pos pemeriksaan Tarqumiya, sebelah barat Hebron di Tepi Barat yang diduduki Israel. Truk-truk itu kemudian dibakar.
Melalui Facebook, Kementerian Luar Negeri Bangladesh mengecam insiden tersebut saat mencari akses tanpa hambatan untuk bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Mereka meminta otoritas penjajah Israel mengakhiri kekerasan terhadap pemukim dan melindungi konvoi kemanusiaan.
“Pemerintah Bangladesh mengutuk serangan baru-baru ini yang dilakukan pemukim ekstremis Israel di Palestina terhadap konvoi kemanusiaan Yordania ke Gaza melalui Penyeberangan Beit Hanoun yang dimaksudkan untuk bantuan sipil di Gaza,” tulis postingan tersebut pada Selasa (14/5/2024).
Kementerian menggarisbawahi perlunya pihak-pihak yang menandatangani perjanjian ini untuk menjunjung hukum humaniter internasional yang dengan jelas menjabarkan tanggung jawab negara dan kelompok bersenjata non-negara agar seluruh bantuan kemanusiaan dapat disalurkan dengan cepat dan tanpa hambatan.
Bangladesh adalah salah satu dari 28 negara anggota PBB yang tidak mengakui Israel.
Video yang beredar di media sosial kemarin menunjukkan pemukim ilegal Israel memblokir truk bantuan dan merusak bantuan di pos pemeriksaan Tarqumiya, sebelah barat Hebron di Tepi Barat yang diduduki Israel. Truk-truk itu kemudian dibakar.
Lihat Juga :