3 Motif yang Mempererat Hubungan Papua Nugini dan Israel

Senin, 13 Mei 2024 - 20:20 WIB
loading...
3 Motif yang Mempererat...
Papua Nugini memiliki hubungan yang mesra dengan Israel. Foto/Times of Israel
A A A
TEL AVIV - Pada akhir tahun lalu, Papua Nugini bergabung dengan beberapa negara untuk membuka kedutaan besar di Yerusalem. Itu dilaksanakan ketika Perdana Menteri James Marape berupaya untuk meningkatkan jumlah investasi asing dengan mempererat hubungan dengan Israel .

Marape telah berjanji kepada para pemilih untuk menjadikan Papua Nugini (PNG), sebuah negara yang kaya sumber daya namun sebagian besar belum berkembang di utara Australia, sebagai “negara Kristen kulit hitam terkaya”.

3 Motif yang Mempererat Hubungan Papua Bugini dan Israel

1. Membuka Kedutaan Besar di Yerusalem

3 Motif yang Mempererat Hubungan Papua Nugini dan Israel

Foto/Times of Israel

Dia sebelumnya mengatakan kepada parlemen bahwa Israel penting karena teknologi pertaniannya, namun kelompok gereja telah lama melobi untuk membangun kedutaan di Yerusalem.

Marape mengumumkan bahwa ia akan melakukan perjalanan ke Israel untuk menghadiri pembukaan kedutaan pada 5 September 2023 dalam pidatonya pada hari libur nasional untuk berdoa di PNG, 26 Agustus 2023, ketika ia juga mengatakan bahwa sebuah undang-undang akan diberlakukan untuk secara resmi mendeklarasikan PNG sebagai negara Kristen.

Mayoritas negara yang memiliki kehadiran diplomatik resmi di Israel mempunyai kedutaan besar di Tel Aviv, dan hanya Amerika Serikat, Kosovo, Guatemala, dan Honduras yang bermarkas di Yerusalem.

Baca Juga: 7 Kebenaran yang Terungkap dari Kuburan Massal di Gaza

2. Membangun dan Memperkuat Keimanan

Mengutip akar alkitabiah Yahudi, Israel menganggap Yerusalem sebagai ibu kotanya yang tidak dapat dibagi. Status tersebut belum mendapat pengakuan luas di luar negeri, dan warga Palestina menginginkan bagian timur kota tersebut – yang direbut Israel dalam perang tahun 1967, dan merupakan lokasi tempat suci utama Yahudi, Kristen dan Muslim – sebagai ibu kota negara yang mereka harapkan di masa depan.

Sebuah kelompok Zionis yang berbasis di Florida dengan pendeta di PNG, PBB untuk Israel, menulis surat kepada Marape untuk mengucapkan selamat kepadanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Hari...
7 Fakta Menarik Hari Pertama Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah hingga Rekor Bersejarah Meksiko
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Berita Terkini
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved