Latih Pilot China Mendaratkan Pesawat di Kapal Induk, Mantan Marinir AS Dituduh Melakukan Aksi Spionase

Minggu, 12 Mei 2024 - 21:21 WIB
loading...
A A A
ASIO dan Badan Investigasi Kriminal Angkatan Laut AS tidak menanggapi permintaan komentar Reuters mengenai pertemuan tersebut. ASIO sebelumnya mengatakan tidak akan berkomentar karena masalah ini sudah sampai di pengadilan.

"Seorang petugas ASIO menyatakan bahwa saat menjalankan operasi bisnisnya yang sah di Tiongkok, Duggan mungkin dapat mengumpulkan informasi sensitif," tulis pengacaranya.

Duggan pindah ke China pada tahun 2013 dan dilarang meninggalkan negara tersebut pada tahun 2014. Profil LinkedIn Duggan dan sumber penerbangan yang mengenalnya mengatakan dia bekerja di China sebagai konsultan penerbangan pada tahun 2013 dan 2014.

Dia melepaskan kewarganegaraan AS-nya pada tahun 2016 di kedutaan AS di Beijing, yang sertifikatnya sudah ada sejak tahun 2012, setelah kontak intelijen terang-terangan oleh otoritas AS yang mungkin membahayakan keselamatan keluarganya.

Pengacaranya menentang ekstradisi, dengan alasan tidak ada bukti bahwa pilot China yang ia latih adalah pilot militer dan bahwa ia menjadi warga negara Australia pada Januari 2012, sebelum dugaan pelanggaran tersebut.

Pemerintah Amerika Serikat berpendapat Duggan baru kehilangan kewarganegaraan AS pada tahun 2016.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Roy Suryo usai Penangguhan...
Roy Suryo usai Penangguhan Penahanan Dikabulkan: Ini Kemenangan Rakyat Indonesia
Tak Ditahan, Roy Suryo...
Tak Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikenakan Wajib Lapor
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved