Ini Bukti Kekejaman Tentara Zionis kepada Tahanan Palestina di Penjara Sde Teiman di Gurun Negev

Minggu, 12 Mei 2024 - 17:25 WIB
loading...
A A A
Salah satu tahanan utama di kamp penahanan militer yang diwawancarai oleh CNN adalah Mohammed al-Ran, yang mengepalai unit bedah di rumah sakit Indonesia di Gaza utara sebelum ditutup dan digerebek oleh pasukan Israel selama serangan yang sedang berlangsung. “Kami menantikan malam ini agar kami bisa tidur. Kemudian kami menantikan pagi hari dengan harapan situasi kami bisa berubah”, kenangnya.

Baca Juga: Deretan Negara yang Menentang dan Mendukung Keanggotaan Palestina di PBB

Sepanjang 44 hari penahanannya, hari-hari dia dan teman-teman tahanannya “diisi dengan doa, air mata, dan permohonan. Hal ini meringankan penderitaan kami… Kami menangis, menangis, dan menangis. Kita menangis untuk diri kita sendiri, menangis untuk bangsa kita, menangis untuk komunitas kita, menangis untuk orang-orang yang kita cintai. Kami menangis tentang segala hal yang terlintas dalam pikiran kami.”

Setelah dibebaskan dari hubungan dengan Hamas, Al-Ran dan tahanan serupa lainnya dipaksa menjadi penerjemah – atau ‘shawish’ – antara penjaga dan tahanan, sehingga dia diizinkan membuka penutup matanya. Namun, hal itu sendiri menjadi bentuk penyiksaan lainnya. “Bagian dari penyiksaan saya adalah bisa melihat bagaimana orang-orang disiksa”, katanya.

“Awalnya Anda tidak bisa melihat. Anda tidak bisa melihat penyiksaan, pembalasan, penindasan. Ketika mereka membuka penutup mata saya, saya bisa melihat betapa terhina dan terhinanya saya… Saya bisa melihat sejauh mana mereka memandang kami bukan sebagai manusia melainkan sebagai binatang.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Kaitan Hari Kiamat dan...
Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
Ini Penjelasan Mengapa...
Ini Penjelasan Mengapa Hajar Aswad di Kakbah Berwarna Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved