6 Fakta Mengerikan Peningkatan Penikaman di Inggris

Minggu, 12 Mei 2024 - 19:55 WIB
loading...
A A A
Frekuensi serangan tebasan telah memperkuat rasa takut dan ketidakpercayaan di kota-kota, dimana hal ini paling banyak terjadi.

6. Banyak Anak Muda Inggris Tewas karena Ditikam dengan Pisau

6 Fakta Mengerikan Peningkatan Penikaman di Inggris

Foto/AP

The Bristol Post menerbitkan garis waktu pada bulan Maret mengenai lebih dari puluhan insiden pisau di kota pesisir itu sejak awal tahun. Laporan tersebut mencakup laporan mengenai kematian tiga remaja akibat penikaman selama periode 18 hari dan remaja lainnya yang ditikam hingga tewas pada bulan Februari.

Sementara itu, seorang gadis remaja di Wales ditangkap karena dicurigai melakukan percobaan pembunuhan setelah menikam seorang siswa dan dua guru di sebuah sekolah menengah pada 24 April, kata polisi. Itu hanya enam hari sebelum Daniel Anjorin terbunuh.

Dalam pembunuhan Ronan Kanda, salah satu penyerangnya, Prabjeet Veadhesa, yang saat itu berusia 16 tahun, membeli pedang secara online dan mengambilnya di kantor pos. Dia membawa kartu identitas ibunya untuk melewati pemeriksaan keamanan kantor pos, namun tidak ada yang meminta untuk melihatnya, menurut kesaksian persidangan. Menambah tragedi itu, Ronan terbunuh dalam kasus kesalahan identitas, kata polisi.

Detil serangan penikaman berbeda-beda, namun Pooja Kanda mengatakan dia melihat kesamaan – terutama emosi yang akan terjadi selanjutnya: keluarga yang kebingungan dan hancur, kemarahan karena hal seperti itu dapat terjadi lagi pada seorang anak atau siapa pun.

Dia mengajukan petisi kepada pemerintah melarang penjualan pedang dengan pengecualian dan mengajukan 10.000 tanda tangan, namun ditolak.

Kementerian Dalam Negeri Inggris mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kejahatan dengan pedang lurus jarang terjadi dan tidak diangkat oleh polisi sebagai perhatian khusus, sehingga para pejabat fokus pada pisau dan parang bergaya zombie dalam undang-undang yang mulai berlaku pada bulan September. Kementerian Dalam Negeri mengatakan pedang melengkung dilarang pada tahun 2008.

Kanda, seorang ibu tunggal yang bekerja, mengatakan bahwa menyalahkan kemiskinan adalah penyebab semua serangan pisau. Sebaliknya, ada banyak alasan mengapa hal itu terjadi.

“Hukumnya sangat lemah. Masyarakat tidak takut masuk penjara,” ujarnya. “Ada ego yang sangat besar, budaya di sekitarnya. Untuk menunjukkan seberapa besar pria Anda. Anak-anak salah paham bahwa melakukan ini adalah hal yang keren.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ajak Archie-Lilibet Kunjungi Rumah Masa Kecil Putri Diana
Ashanty Curhat Soal...
Ashanty Curhat Soal Hijrah, Akui Sempat Tergoda Lepas Hijab
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved