Dua Tewas Dalam Serangan Granat ke Masjid di Filipina Selatan

Rabu, 30 Januari 2019 - 11:24 WIB
Dua Tewas Dalam Serangan...
Dua Tewas Dalam Serangan Granat ke Masjid di Filipina Selatan
A A A
MANILA - Pejabat keamanan di Filipina mengatakan, sebuah granat yang dilemparkan ke sebuah masjid di Filipina Selatan menewaskan dua orang dan melukai empat orang lainnya. Serangan itu terjadi tiga hari setelah serangan bom kembar ke sebuah gereja di Filipina Selatan.

Melansir Reuters pada Rabu (30/1), insiden itu terjadi tepat setelah tengah malam di Zamboanga, sebuah provinsi yang mayoritas penduduknya beragama Kristen di wilayah Mindanao.

Militer dalam sebuah pernyataan kemudian menyerukan persatuan di antara komunitas Mindanao dan mendesak publik untuk menahan diri dari spekulasi di media sosial yang dapat menyebarkan informasi yang salah.

Sementara itu, Komandan satuan tugas regional Filipina, Kolonel Leonel Nicolas menekankan, insiden itu bukanlah tindakan pembalasan atas serangan gereja.

Seperti diketahui, akhir pekan lalu serangan bom kembar terjadi saat kebaktian di gereja di Filipina Selatan. Serangan bom ini terjadi beberapa hari setelah referendum otonomi untuk wilayah yang sebagian besar penduduknya Muslim itu.

Ledakan pertama meledak terjadi di dalam katedral di Jolo, di provinsi pulau Sulu, yang kemudian diikuti oleh ledakan kedua di tempat parkir di luar gereja, menewaskan militer dan warga sipil.

Korban tewas akibat ledakan bom kembar selama kebaktian gereja di Filipina selatan menewaskan sedikitnya 21 orang dan melukai 71 lainnya. ISIS melalui media propagandanya, Amaq, mengaku di balik serangan tersebut. "Dua martir Islamic State melakukan serangan bunuh diri ganda yang mematikan dan melukai 120 orang," klaim kelompok tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
15 menit yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
1 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
2 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
3 jam yang lalu
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
4 jam yang lalu
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
5 jam yang lalu
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved