Pakar: AS dan Israel Siagakan Jet Siluman F-35 Jika Iran Beli S-400 Rusia
Rabu, 19 Agustus 2020 - 00:24 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Duta Besar AS untuk PBB Kelly Craft memperingatkan Washington akan memulai "snapback". "Dalam beberapa hari mendatang, Amerika Serikat akan menindaklanjuti janji itu untuk tidak berhenti memperpanjang embargo senjata," katanya.
Menurut laporan Pentagon 2019 yang berjudul "Military Power Report Statement", pada bagian "Military Power" yang juga mencakup Rusia dan China, diduga bahwa setelah embargo senjata Iran berakhir pada tahun 2020, hal itu akan memberikan kesempatan bagi Teheran untuk memperoleh beberapa kemampuan canggih yang telah berada di luar jangkauannya
selama beberapa dekade.
Laporan itu melanjutkan bahwa Iran telah memperoleh sistem pertahanan udara SA-20C Rusia, yang memberi Iran kemampuan pertamanya untuk mempertahankan diri dari senjata Angkatan Udara modern.
“Iran juga memperkuat sistem pertahanan udara terintegrasi melalui produksi dalam negeri serta akuisisi asing. Iran sedang menurunkan rudal surface-to-air dan sistem radar yang lebih mampu dikembangkan di dalam negeri," bunyi laporan Pentagon.
Iran, lanjut laporan Pentagon, juga diduga berusaha mendapatkan perangkat keras pertahanan Rusia, termasuk sistem pertahanan udara S-400, sistem pertahanan pantai K-300P Bastion, jet tempur Su-30, pesawat latih Yak-130, dan tank tempur utama T-90.
Menurut laporan Pentagon 2019 yang berjudul "Military Power Report Statement", pada bagian "Military Power" yang juga mencakup Rusia dan China, diduga bahwa setelah embargo senjata Iran berakhir pada tahun 2020, hal itu akan memberikan kesempatan bagi Teheran untuk memperoleh beberapa kemampuan canggih yang telah berada di luar jangkauannya
selama beberapa dekade.
Laporan itu melanjutkan bahwa Iran telah memperoleh sistem pertahanan udara SA-20C Rusia, yang memberi Iran kemampuan pertamanya untuk mempertahankan diri dari senjata Angkatan Udara modern.
“Iran juga memperkuat sistem pertahanan udara terintegrasi melalui produksi dalam negeri serta akuisisi asing. Iran sedang menurunkan rudal surface-to-air dan sistem radar yang lebih mampu dikembangkan di dalam negeri," bunyi laporan Pentagon.
Iran, lanjut laporan Pentagon, juga diduga berusaha mendapatkan perangkat keras pertahanan Rusia, termasuk sistem pertahanan udara S-400, sistem pertahanan pantai K-300P Bastion, jet tempur Su-30, pesawat latih Yak-130, dan tank tempur utama T-90.
Lihat Juga :