AS Akui Tak Berdaya Hadapi Rudal Hipersonik Rusia dan Drone Iran

Jum'at, 10 Mei 2024 - 19:30 WIB
loading...
A A A
“Tapi itu misi Anda, misi Anda adalah pertahanan rudal,” balas King.

“Keputusan anggaran dibuat pada tingkat yang lebih tinggi sehingga Anda harus memilih antara kesiapan atau investasi masa depan Anda,” papar Hill.

“Baiklah, izinkan saya mengajukan pertanyaan dengan cara lain: katakanlah apa yang terjadi pada tanggal 14 April (serangan rudal dan drone balasan Iran terhadap Israel, red) terjadi di Samudra Arktik, 300 rudal, drone, UAV melintasi Samudra Arktik menuju Kanada dan Amerika Utara. Bisakah kita melakukan apa yang Israel dan kita serta negara-negara lain lakukan, bisakah kita menghancurkan 99 persen rudal yang masuk?” tanya King.

“Tidak ada ketua,” jawab Jenderal Angkatan Udara Gregory Guillot, komandan Komando Utara AS dan Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD).

“Itu mengkhawatirkan,” ujar King. “Apa kesenjangannya, apakah kesenjangan pencegat, apakah kesenjangan sensor? Kenapa mereka bisa melakukannya di sana dan kita tidak bisa melakukannya di sini?” tanya dia.

“Salah satu alasannya, Pak Ketua, adalah karena mereka mempunyai pasukan yang dikerahkan. Jadi saat ini kami memiliki kemampuan dalam layanan tersebut tetapi mereka tidak ditugaskan ke wilayah tanggung jawab Northcom,” ujar Guillot.

Dia menambahkan, “Selain itu, jumlah aset yang kita miliki di kawasan saat ini saja tidak akan cukup untuk menghadapi serangan sebesar yang dilakukan Iran.”

“Dan faktanya kemampuan kita di kawasan ini memang ditujukan ke Korea Utara, betul kan? Ini tidak dirancang untuk menghadapi Rusia atau China. Namun di situlah ancamannya. Berapa harga satu GBI?” tanya King, mengacu pada sistem rudal anti-balistik Interceptor Berbasis Darat AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Iran Tuduh AS Bermain...
Iran Tuduh AS Bermain Politik Jelang Piala Dunia 2026, Sejumlah Pejabat Tim Belum Kantongi Visa
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Trump: Jika Bukan karena...
Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini
Rekomendasi
Iran Tuduh AS Bermain...
Iran Tuduh AS Bermain Politik Jelang Piala Dunia 2026, Sejumlah Pejabat Tim Belum Kantongi Visa
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Berita Terkini
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved