Kedua Negara Tegang, Panglima Militer Pakistan Sambangi Arab Saudi
Rabu, 19 Agustus 2020 - 00:11 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan Qureshi memicu serangkaian artikel di media dalam dan luar negeri yang mengklaim bahwa mereka telah mengecewakan Saudi dan Riyadh sedang mempertimbangkan untuk menangguhkan dukungan ekonomi kepada Pakistan.
Pada Februari 2019, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengunjungi Pakistan dan menandatangani paket bantuan ekonomi darurat senilai USD6,2 miliar, termasuk fasilitas kredit minyak senilai USD3,2 miliar, untuk pemerintah Khan yang baru terpilih untuk membantu mengatasi krisis neraca pembayaran.
Uni Emirat Arab, sekutu setia Riyadh, juga memberikan paket bantuan serupa. Arab Saudi adalah salah satu kreditor terbesar dan sumber pengiriman uang terbesar ke negara Asia Selatan yang kekurangan uang.
Namun, setelah ketegangan diplomatik baru-baru ini, Saudi dilaporkan telah memaksa Islamabad untuk membayar kembali USD1 miliar, meskipun sekutu dekatnya China dengan cepat bertindak dan memberikan USD1 miliar kepada Pakistan untuk menutupi kekurangan tersebut.
Riyadh sejauh ini belum mengomentari tindakan atau spekulasi yang dilaporkan bahwa pihaknya berencana untuk menarik USD1 miliar lagi dari paket bantuan dan mungkin tidak memperpanjang.
Pada Februari 2019, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengunjungi Pakistan dan menandatangani paket bantuan ekonomi darurat senilai USD6,2 miliar, termasuk fasilitas kredit minyak senilai USD3,2 miliar, untuk pemerintah Khan yang baru terpilih untuk membantu mengatasi krisis neraca pembayaran.
Uni Emirat Arab, sekutu setia Riyadh, juga memberikan paket bantuan serupa. Arab Saudi adalah salah satu kreditor terbesar dan sumber pengiriman uang terbesar ke negara Asia Selatan yang kekurangan uang.
Namun, setelah ketegangan diplomatik baru-baru ini, Saudi dilaporkan telah memaksa Islamabad untuk membayar kembali USD1 miliar, meskipun sekutu dekatnya China dengan cepat bertindak dan memberikan USD1 miliar kepada Pakistan untuk menutupi kekurangan tersebut.
Riyadh sejauh ini belum mengomentari tindakan atau spekulasi yang dilaporkan bahwa pihaknya berencana untuk menarik USD1 miliar lagi dari paket bantuan dan mungkin tidak memperpanjang.
(min)
Lihat Juga :