Menjadi Tsar Rusia Modern, Vladimir Putin Janjikan Negara yang Lebih Kuat dan Banyak Kemenangan

Rabu, 08 Mei 2024 - 15:30 WIB
loading...
A A A
Setelah hampir seperempat abad memimpin Rusia, Putin tentu saja berhasil mencapai kesuksesan. Di masa lalu, orang jarang berbicara tentang "Brezhnevisme", "Gorbachevisme", atau "Yeltsinisme".

Tapi Putinisme: itu suatu hal.

“Kita punya satu lagi paham-isme dalam sejarah kita: Stalinisme,” kata Andrei Kolesnikov, peneliti senior di Carnegie Eurasia Russia Centre.

“Menurut saya Putinisme adalah satu lagi inkarnasi Stalinisme. Dia berperilaku seperti Stalin (mantan diktator Soviet). Kekuasaannya dipersonalisasi, seperti pada masa Stalin. Dia lebih suka menggunakan banyak represi politik. Dan seperti Stalin, dia siap untuk menjaga dirinya tetap berkuasa sampai akhir fisiknya."

2. Senjata Nuklir di Tangan Putin

Menjadi Tsar Rusia Modern, Vladimir Putin Janjikan Negara yang Lebih Kuat dan Banyak Kemenangan

Foto/AP

Tantangannya, bagi negara-negara Barat, adalah bagaimana menghadapi pemimpin Rusia yang semakin otoriter yang bertekad memulihkan apa yang dianggapnya sebagai kehebatan Rusia; seorang tsar zaman modern… dengan senjata nuklir.

“Mengenai isu senjata nuklir, ada banyak hal yang bisa kita lakukan,” yakin Fiona Hill.

“Beberapa negara, seperti China, India, Jepang, sangat gugup ketika Putin terlibat dalam serangan nuklir di Ukraina dan menolaknya. Kita bisa menahan diri terhadap Rusia dengan menciptakan kerangka kerja internasional untuk melawan tindakan liar ini. dan pembicaraan spekulatif tentang penggunaan senjata nuklir.

“Mungkin ini bisa menjadi contoh bagaimana kita bisa menghadapi Vladimir Putin, yang dalam banyak hal adalah pemimpin yang nakal. Kita perlu menciptakan lingkungan yang lebih membatasi, tidak terlalu permisif terhadap tindakan yang ingin dia lakukan. "

Baca Juga: Menebak Era Baru Kekuasaan Presiden yang Memulai Jabatan Anyar

3. Kemenangan Mutlak

Menjadi Tsar Rusia Modern, Vladimir Putin Janjikan Negara yang Lebih Kuat dan Banyak Kemenangan

Foto/AP

Secara resmi, Vladimir Putin memenangkan lebih dari 87% suara dalam pemilihan presiden bulan Maret. Namun, dia tidak menghadapi penantang serius dalam kontes yang dianggap tidak bebas dan tidak adil: sebuah poin yang saya sampaikan hari ini kepada Ella Pamfilova, ketua Komisi Pemilihan Umum Pusat Rusia. Itu tidak berjalan dengan baik.

“Banyak penentang presiden yang tidak diizinkan mengikuti pemungutan suara,” kataku.

“Orang-orang yang melontarkan kritik seperti itu mungkin belum pernah ke Rusia atau sudah lama tidak berkunjung ke sini,” jawab Pamfilova. “Itu semua hanya mitos dan kebohongan.”

Istana Agung Kremlin bukanlah satu-satunya tempat orang dapat menemukan Vladimir Putin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved