Pakar Propaganda Keluarga Penguasa Korea Utara Meninggal pada Usia 94 Tahun

Rabu, 08 Mei 2024 - 14:40 WIB
loading...
A A A
Dia kemudian memimpin inisiatif untuk menetapkan peran Kim Il Sung – yang secara luas dianggap sebagai bapak pendiri Korea Utara – dalam sejarah negara tersebut, dan untuk mendukung suksesi kepemimpinan Kim Jong Il, menurut North Korea Leadership Watch, sebuah situs tentang budaya politik Pyongyang. .

Departemen propaganda yang dipimpin Kim Ki Nam mempertahankan kendali atas arus komunikasi dan informasi di luar negara bagian.

Hiburan Korea Selatan dan Barat, termasuk musik dan film, dilarang.

Rekaman langka yang diperoleh BBC Korea awal tahun ini menunjukkan hukuman publik terhadap dua remaja laki-laki dengan hukuman 12 tahun kerja paksa karena menonton K-drama.

Televisi pemerintah juga mengaburkan celana presenter Inggris Alan Titchmarsh dalam program berkebun BBC karena jeans dipandang sebagai simbol imperialisme Barat – dan khususnya Amerika – di negara tersebut.

Kim Ki-nam adalah salah satu dari sedikit pejabat Korea Utara yang pernah mengunjungi Korea Selatan, memimpin delegasi untuk menghadiri pemakaman mantan presiden Korea Selatan Kim Dae-jung pada tahun 2009.

Salah satu contoh bagaimana mesin propaganda mulai beraksi adalah setelah kematian mendadak Kim Jong Il pada tahun 2011. Hal ini mempercepat naiknya putranya, Kim Jong Un, sebagai pemimpin negara. Kim muda diyakini baru berusia 20-an pada saat itu.

“Tidak ada kekuatan di bumi yang dapat menghentikan kemajuan revolusioner partai, tentara, dan rakyat kami di bawah kepemimpinan Kim Jong Un yang bijaksana,” demikian bunyi salah satu laporan pertama KCNA setelah kematian Kim Jong Il.

“Di bawah kepemimpinan Kim Jong Un kita harus mengubah kesedihan kita menjadi kekuatan dan keberanian serta mengatasi kesulitan saat ini,” kata laporan itu.

Pada tahun 2015, gambar di media pemerintah menunjukkan Kim Ki Nam yang tinggi dan berkacamata – saat itu berusia 80-an – berdiri di antara sekelompok pejabat militer dan membuat catatan saat Kim Jong Un berbicara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Kunjungi Wilayah Ukraina...
Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!
Rekomendasi
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved