Ketika Para Penjahat Perang Israel Memamerkan Kekejaman Mereka di Aplikasi Kencan, Apa yang Terjadi?

Kamis, 09 Mei 2024 - 16:30 WIB
loading...
A A A
Senjata telah membanjiri jalan-jalan Israel sejak perang dimulai. Setidaknya 100.000 warga Israel telah memperoleh izin senjata sejak serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober, dan hampir 200.000 orang menunggu izin untuk membawanya.

Meskipun dia tinggal di lingkungan yang dihuni oleh orang Yahudi, Palestina, dan kelompok sayap kiri, Karmen berkata, “Bahkan di lingkungan kecil saya, kami selalu melihat senjata”.

Militerisasi ekstrem ini juga telah merambah ke dalam kencan online, di mana mengenakan seragam dipandang sebagai suatu tanda kehormatan.

“Seluruh negara berada di bawah psikosis kolektif,” kata B.M., seorang peneliti independen yang tidak mau disebutkan namanya. “Bahkan tentara yang tidak berada di lapangan pun memposting foto dirinya dengan seragam agar bisa dianggap sebagai pahlawan yang keren.”

Dari sudut pandang New Profile, masyarakat Israel menjadi lebih beraliran kanan dalam satu dekade terakhir, sehingga kekerasan kini semakin mudah diterima.

“Masyarakat hanya duduk santai dengan genosida yang dilakukan satu jam jauhnya dari mereka,” kata aktivis New Profile tersebut.

Koalisi pemerintah paling sayap kanan dalam sejarah Israel mulai menjabat pada tahun 2022, dengan anggota parlemen yang secara terbuka anti-Palestina dan homofobik memegang posisi penting.

Gerakan pemukim Israel telah berkembang, dengan setengah juta orang kini tinggal di Tepi Barat yang diduduki, dan Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich berjanji untuk meningkatkan populasi tersebut menjadi satu juta.

Dan pengawas pemukim Israel, Yesh Din, menganggap tahun 2023 sebagai tahun paling penuh kekerasan dalam sejarah serangan pemukim terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

Dengan perilaku kekerasan - baik online maupun offline - yang merupakan hal yang lumrah di Israel, rekaman dari zona perang kini tidak hanya menjadi hal biasa tetapi juga menjadi fetish.

“Ketika Anda menormalisasinya – seperti menjadikan penjahat perang menjadi pahlawan perang – maka tentu saja anak perempuan akan tertarik pada hal itu,” kata Karmen.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Berita Terkini
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved