Apa yang Akan Terjadi setelah Perlintasan Batas Rafah Dikuasai Tentara Israel?

Rabu, 08 Mei 2024 - 19:19 WIB
loading...
A A A
“Netanyahu berkeinginan untuk tidak mengakhiri perang dalam upaya mempertahankan kendalinya di Israel dengan cara apa pun,” kata seorang pejabat Palestina yang berbasis di Ramallah, yang memilih untuk tidak mau disebutkan namanya, kepada TNA.

“Tanpa menginvasi Rafah, Netanyahu (yakin) akan tampil sebagai politisi lemah yang tidak mencapai tujuan apa pun, setidaknya di depan para pendukung sayap kanan ekstremnya,” tambah pejabat itu.

Namun, hal ini berarti bahwa penyeberangan perbatasan Rafah mungkin akan diserang secara langsung oleh tentara Israel (seperti yang dilakukan pada penyeberangan Erez) dengan dalih untuk mencegah anggota Hamas melarikan diri dari wilayah kantong pantai tersebut.

Baca Juga: 7 Brigade Palestina yang Siap Membantai Tentara Israel dalam Perang Rafah

2. Penjara Terbuka bagi 2,3 Juta Orang

Apa yang Akan Terjadi setelah Perlintasan Batas Rafah Dikuasai Tentara Israel?

Foto/Reuters

Saat ini, sekitar 2,3 juta orang terjebak dalam apa yang digambarkan oleh banyak komentator dan kelompok hak asasi manusia sebagai 'penjara terbuka' karena Israel mencegah mereka meninggalkan daerah kantong pesisir tersebut, yang telah berada di bawah blokade kejam Mesir-Israel selama lebih dari 17 tahun.

“Kami tidak tahu apa yang akan terjadi dalam beberapa jam ke depan, namun menutup perbatasan berarti ribuan orang yang terluka parah akan menghadapi kematian karena tidak satupun dari mereka dapat meninggalkan Gaza untuk mendapatkan perawatan,” Wael Abu Omer, juru bicara perbatasan, mengatakan kepada TNA.

“Pendudukan Israel bersikeras untuk menghukum tanpa pandang bulu seluruh rakyat kami di Gaza. Mereka (Israel) hanya ingin membatasi seluruh kehidupan kami,” ujarnya.

Menurut pengumuman resmi yang dikeluarkan oleh Otoritas Penyeberangan dan Perbatasan, lebih dari 300 truk berisi bantuan kemanusiaan, barang, bahan bakar, dan gas untuk memasak memasuki Jalur Gaza setiap hari.

Namun jumlah tersebut belum cukup untuk memenuhi kebutuhan warga Jalur Gaza, apalagi kebutuhan sehari-hari mereka (pada waktu-waktu biasa) melebihi 600 truk, mengingat kepadatan penduduk yang tinggi di wilayah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Jumlah WNI yang Diculik...
Jumlah WNI yang Diculik Israel Bertambah Menjadi 7 Orang
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Helikopter Perusahaan...
Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved