Kapal Israel Disebut Berlabuh di Malaysia, Ini Respons PM Anwar Ibrahim
Selasa, 07 Mei 2024 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan pendirian pemerintahannya tidak berubah, yakni tidak mengizinkan kapal Israel berlabuh di Malaysia.
"Tidak. Kami tidak mengizinkannya. Yang mengizinkan (kapal Israel berlabuh di Malaysia) pada tahun 2002 adalah (mantan perdana menteri) Mahathir Mohamad, yang mendatangkan ZIM," kata Anwar, seperti dikutip The Star, Selasa (7/5/2024).
“Apakah Anda ingat ketika kapal Israel masuk pada tahun 2002? Itu adalah Mahathir ketika dia menjadi perdana menteri dan dia tidak memberikan alasan apapun untuk itu," paparnya.
“Tapi kami membatalkannya. Saya dan anggota kabinet saya membatalkan karena ini pendirian kami, bahwa kami tidak akan memberikan izin (untuk kapal Israel berlabuh di Malaysia),” ujarnya.
Pekan lalu, Menteri Transportasi Anthony Loke mengatakan dia belum menerima informasi apa pun mengenai laporan kapal ZIM Rotterdam berlabuh di Port Klang, dan mengatakan bahwa penyelidikan akan dilakukan sambil menegaskan kembali pendirian tegas Malaysia terhadap rezim Israel.
"Tidak. Kami tidak mengizinkannya. Yang mengizinkan (kapal Israel berlabuh di Malaysia) pada tahun 2002 adalah (mantan perdana menteri) Mahathir Mohamad, yang mendatangkan ZIM," kata Anwar, seperti dikutip The Star, Selasa (7/5/2024).
“Apakah Anda ingat ketika kapal Israel masuk pada tahun 2002? Itu adalah Mahathir ketika dia menjadi perdana menteri dan dia tidak memberikan alasan apapun untuk itu," paparnya.
“Tapi kami membatalkannya. Saya dan anggota kabinet saya membatalkan karena ini pendirian kami, bahwa kami tidak akan memberikan izin (untuk kapal Israel berlabuh di Malaysia),” ujarnya.
Pekan lalu, Menteri Transportasi Anthony Loke mengatakan dia belum menerima informasi apa pun mengenai laporan kapal ZIM Rotterdam berlabuh di Port Klang, dan mengatakan bahwa penyelidikan akan dilakukan sambil menegaskan kembali pendirian tegas Malaysia terhadap rezim Israel.
Lihat Juga :