Mesir Ancam Israel Jika Gelar Invasi Darat ke Rafah

Senin, 06 Mei 2024 - 22:27 WIB
loading...
A A A
Pembicaraan tersebut terjadi di tengah-tengah apa yang PM Israel Benjamin Netanyahu katakan dalam pidatonya kepada rakyat Israel pada akhir pekan – bahwa Anda “tidak dapat mempercayai janji-janji orang bukan Yahudi [non-Yahudi]”. Hal ini telah membuat marah banyak orang di Washington, salah satunya karena dukungan yang diberikan Presiden Joe Biden kepada Israel, dan dukungan yang dia berikan kepada mereka secara militer.

Baca Juga: 7 Brigade Palestina yang Siap Membantai Tentara Israel dalam Perang Rafah

AS telah mengatakan selama beberapa bulan bahwa Israel harus berhati-hati dalam melancarkan perang di Gaza, dan harus mempertimbangkan aspek kemanusiaan. Dan kita telah mendengar bahwa, di balik layar, AS memberikan tekanan pada Israel untuk mengurangi korban sipil. Namun kami belum melihat apa pun di lapangan yang dapat dilihat dengan jelas oleh pengamat independen.

Kemudian, Sally Abi-Khalil, direktur regional Oxfam untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, mengatakan bahwa setiap klaim yang dibuat oleh Israel bahwa warga sipil dapat dievakuasi dengan aman “telah kehilangan kredibilitas” menyusul lebih dari enam bulan serangan terhadap warga sipil dan pekerja bantuan di tempat yang disebut “aman.” zona”.

“Sungguh tidak masuk akal jika sebuah pemerintahan dibiarkan mengabaikan semua peringatan akan kerugian kemanusiaan yang sangat besar dengan impunitas penuh, dan dengan tanpa perasaan terus melakukan tindakan yang mengabaikan nyawa manusia, hukum internasional, dan keputusan ICJ untuk mencegah genosida,” kata Abi-Khalid dalam sebuah pernyataan. sebuah pernyataan, menambahkan bahwa invasi darat Israel di Rafah “tidak boleh dibiarkan terjadi”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
Peralatan Militer dari...
Peralatan Militer dari Berbagai Pangkalan AS Dikirim ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved