Bocah 13 Tahun Diperkosa dan Dibunuh Picu Kemarahan Publik India

Selasa, 18 Agustus 2020 - 19:07 WIB
loading...
A A A
Menurut Kumar pemeriksaan post-mortem menemukan gadis itu diperkosa dan meninggal karena dicekik. Ia membantah tubuhnya dimutilasi dengan cara apa pun seperti yang diklaim dalam beberapa laporan media lokal.

Kumar menolak berkomentar jika kejahatan dilakukan terhadap gadis itu karena dia seorang Dalit. Dia mengatakan penyelidikan masih berlangsung.(Baca: Gadis 3 Tahun Diperkosa 2 Pria lalu Dibunuh, Diklaim Tumbal Ilmu Hitam )

Chandrashekhar Azad, seorang aktivis hak Dalit, mengatakan penindasan terhadap Dalit berada di puncak di bawah pemerintahan Partai Bharatiya Janata Perdana Menteri Narendra Modi.

"Putri kami tidak aman, rumah kami tidak aman, ada suasana ketakutan di sekitar kami," cuit Azad pada hari Sabtu.

Berita tentang kematian gadis itu memicu kemarahan publik yang baru di India, yang telah bergulat dengan masalah kekerasan seksual terhadap perempuan yang meluas.

Menurut Biro Catatan Kejahatan Nasional India, lebih dari 33.000 kasus dugaan pemerkosaan dilaporkan dalam angka terbaru yang tersedia dari 2018 - kira-kira 91 kasus setiap hari. Tetapi para ahli mengatakan bahwa jumlah sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi, karena rasa malu yang melekat pada kekerasan seksual dan hambatan sosial yang dihadapi para korban.

"Pembunuhan kejam dan pemerkosaan seorang gadis di Lakhimpur Kheri adalah insiden yang mengguncang umat manusia," cuit Akhilesh Yadav, mantan menteri utama Uttar Pradesh dan anggota partai oposisi Samajwadi, Minggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Israel Larang Wartawan...
Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit
Rekomendasi
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved