Perundingan Gencatan Senjata Terbaru Gagal, Israel Segera Gelar Invasi Darat ke Rafah

Senin, 06 Mei 2024 - 14:27 WIB
loading...
A A A
Namun pemerintah Israel kembali berjanji untuk melanjutkan operasi militer di Rafah, kota Gaza paling selatan di perbatasan dengan Mesir di mana lebih dari separuh dari 2,3 juta penduduk Gaza kini mencari perlindungan dari serangan Israel. Rafah adalah pintu masuk utama bantuan.

Kerem Shalom, yang sekarang ditutup, adalah contoh lain. Militer Israel melaporkan 10 proyektil diluncurkan di persimpangan di Israel selatan dan mengatakan jet tempurnya kemudian menyerang sumbernya. Saluran TV Channel 12 Israel mengatakan 10 tentara masih dirawat di rumah sakit. Belum diketahui sampai kapan penyeberangan tersebut akan ditutup.

Kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina, Philippe Lazzarini, menyerukan penyelidikan independen dan “akuntabilitas atas pengabaian pekerja kemanusiaan secara terang-terangan.” Dia juga mengatakan Israel minggu ini menolak dia masuk ke Gaza untuk kedua kalinya.

Penutupan Kerem Shalom terjadi tak lama setelah Ketua Program Pangan Dunia PBB menyatakan “kelaparan besar-besaran” di Gaza utara yang hancur, salah satu peringatan paling menonjol mengenai dampak pembatasan bantuan yang memasuki wilayah tersebut. Pernyataan tersebut bukanlah deklarasi kelaparan yang formal.

Dalam wawancara lengkap dengan NBC, ketua WFP Cindy McCain mengatakan kelaparan “menyebar ke selatan” di Gaza dan bahwa upaya Israel untuk memberikan lebih banyak bantuan tidaklah cukup. “Saat ini kami mempunyai massa di luar perbatasan, jumlah truk yang cukup dan makanan yang cukup untuk 1,1 juta orang selama sekitar tiga bulan. Kita perlu memasukkan hal itu,” katanya.

Baca Juga: 5 Dinamika Panas Dingin Hubungan Presiden Suriah Bashar al-Assad dan Hamas

Kebutuhan kemanusiaan yang besar di Gaza memberikan tekanan pada perundingan gencatan senjata. Proposal yang diajukan mediator Mesir kepada Hamas menetapkan proses tiga tahap yang akan menghasilkan gencatan senjata selama enam minggu dan pembebasan sebagian sandera Israel yang disandera pada 7 Oktober, dan akan mencakup semacam penarikan pasukan Israel. Tahap awal akan berlangsung selama 40 hari. Hamas akan memulai dengan melepaskan sandera perempuan sipil sebagai imbalan atas tahanan Palestina yang ditahan oleh Israel.

Netanyahu mengklaim bahwa Israel telah menunjukkan kesediaan untuk membuat konsesi namun “akan terus berjuang sampai semua tujuannya tercapai.” Hal ini termasuk tujuan yang dinyatakan untuk menghancurkan Hamas. Israel mengatakan mereka harus menargetkan Rafah untuk menyerang pejuang yang tersisa di sana meskipun ada peringatan dari AS dan negara lain mengenai bahayanya terhadap warga sipil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Langgar Gencatan Senjata,...
Langgar Gencatan Senjata, Israel Gelar Serangan Udara di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved