Perundingan Gencatan Senjata Terbaru Gagal, Israel Segera Gelar Invasi Darat ke Rafah
Senin, 06 Mei 2024 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pidatonya yang berapi-api pada hari peringatan Holocaust Israel, Netanyahu menambahkan: “Saya katakan kepada para pemimpin dunia, tidak ada tekanan, tidak ada keputusan dari forum internasional mana pun yang akan menghentikan Israel untuk membela diri.”
Serangan Israel pada hari Minggu terhadap sebuah rumah di kamp pengungsi perkotaan dekat Rafah menewaskan empat anak, termasuk seorang bayi, dan dua orang dewasa, semuanya berasal dari keluarga yang sama, menurut Rumah Sakit Abu Youssef al-Najjar. Serangan Israel lainnya terhadap kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah menewaskan sedikitnya lima orang, menurut Rumah Sakit Aqsa Martyrs, yang menerima jenazah tersebut. Militer Israel mengatakan pihaknya menyerang pusat komando Hamas di Gaza tengah. Namun tidak disebutkan adanya korban jiwa.
Serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 250 lainnya. Israel mengatakan militan masih menyandera sekitar 100 orang dan lebih dari 30 orang lainnya. Netanyahu berada di bawah tekanan dari beberapa keluarga sandera agar membuat kesepakatan untuk mengakhiri perang dan membebaskan para sandera.
Serangan udara dan darat Israel telah menewaskan lebih dari 34.500 orang, menurut pejabat kesehatan Palestina, yang tidak membedakan antara warga sipil dan kombatan namun mengatakan perempuan dan anak-anak merupakan mayoritas dari mereka yang terbunuh.
Israel menyalahkan Hamas atas kematian warga sipil, dan menuduh mereka membangun pemukiman di wilayah pemukiman dan publik. Militer Israel mengatakan mereka telah membunuh 13.000 militan, tanpa memberikan bukti yang mendukung klaim tersebut.
Serangan Israel pada hari Minggu terhadap sebuah rumah di kamp pengungsi perkotaan dekat Rafah menewaskan empat anak, termasuk seorang bayi, dan dua orang dewasa, semuanya berasal dari keluarga yang sama, menurut Rumah Sakit Abu Youssef al-Najjar. Serangan Israel lainnya terhadap kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah menewaskan sedikitnya lima orang, menurut Rumah Sakit Aqsa Martyrs, yang menerima jenazah tersebut. Militer Israel mengatakan pihaknya menyerang pusat komando Hamas di Gaza tengah. Namun tidak disebutkan adanya korban jiwa.
Serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 250 lainnya. Israel mengatakan militan masih menyandera sekitar 100 orang dan lebih dari 30 orang lainnya. Netanyahu berada di bawah tekanan dari beberapa keluarga sandera agar membuat kesepakatan untuk mengakhiri perang dan membebaskan para sandera.
Serangan udara dan darat Israel telah menewaskan lebih dari 34.500 orang, menurut pejabat kesehatan Palestina, yang tidak membedakan antara warga sipil dan kombatan namun mengatakan perempuan dan anak-anak merupakan mayoritas dari mereka yang terbunuh.
Israel menyalahkan Hamas atas kematian warga sipil, dan menuduh mereka membangun pemukiman di wilayah pemukiman dan publik. Militer Israel mengatakan mereka telah membunuh 13.000 militan, tanpa memberikan bukti yang mendukung klaim tersebut.
(ahm)
Lihat Juga :