alexametrics

Perdana Menteri Theresa May Peringatkan Krisis Inggris

loading...
Perdana Menteri Theresa May Peringatkan Krisis Inggris
Perdana Menteri Theresa May Peringatkan Krisis Inggris
A+ A-
LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May memperingatkan anggota parlemen bahwa kegagalan mendukung rencananya meninggalkan Uni Eropa (UE) akan jadi bencana bagi Inggris.

Peringatan May itu diungkapkan untuk menggalang dukungan menjelang voting di parlemen yang dia diperkirakan kalah. Para anggota parlemen harus menggelar voting kesepakatan Brexit yang disusun May dengan UE. Meski demikian, tidak cukup anggota parlemen yang akan mendukung kesepakatan Brexit tersebut.

May menulis di surat kabar Sunday Express menyatakan para anggota parlemen tidak boleh membuat putus asa para pemilih yang telah mendukung Brexit. “Melakukan itu akan menjadi bencana dan pelanggaran kepercayaan pada demokrasi kita yang tak dapat dimaafkan,” kata May.



“Jadi, pesan saya pada parlemen akhir pekan ini sederhana: ini waktunya melupakan permainan dan melakukan apa yang tepat bagi negara kita,” tutur May, dilansir Reuters.

Pada Jumat (11/1), Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Jeremy Hunt menyatakan, Brexit mungkin tidak akan terjadi jika kesepakatan May gagal. Inggris dijadwalkan keluar dari UE pada 29 Maret. Sunday Times melaporkan, para anggota parlemen berencana merebut kontrol agenda legislatif untuk menghentikan atau menunda Brexit.

Ketua Partai Demokrat Liberal Vince Cable yang mendukung UE menyatakan parlemen Inggris akan bertindak menghentikan Brexit tanpa kesepakatan itu terjadi. Saat ditanya apakah anggota parlemen dapat mengajukan legislasi untuk mencabut Artikel 50, Cable menjawab,

“Ya itu tepatnya yang akan terjadi dan itu tepatnya apa yang kita harus lakukan karena ini akan sangat berbahaya dan tak dapat dimaafkan jika kondisi kacau tanpa kesepakatan dibiarkan terjadi.”

“Saya pikir parlemen akan mengontrol proses ini, akan menekankan bahwa kita mendorong opsi tidak Brexit,” kata Cable.

Oposisi Ketua Partai Buruh Jeremy Corbyn menyatakan, keluar UE tanpa kesepakatan akan menjadi bencana dan dia memilih kesepakatan tercapai dibandingkan menggelar referendum kedua. Dia juga akan mengajukan mosi tidak percaya pada pemerintah segera jika kesepakatan Brexit ditolak parlemen pada Selasa (15/1).
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak