alexametrics

Netanyahu Akui Israel Habisi dan Tangkap Warga Palestina

loading...
Netanyahu Akui Israel Habisi dan Tangkap Warga Palestina
Tentara Israel menangkap seorang warga Palestina. Foto/Istimewa
A+ A-
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan bahwa setiap warga Palestina yang membunuh orang Israel telah terbunuh atau ditangkap selama tahun 2018. Hal itu dikatakan Netanyahu selama kunjungan ke pangkalan Yamam, Unit Kontra Terorisme elit Israel.

Kunjungan itu dilakukan setelah penangkapan Assam Barghouti pada hari Selasa, yang dituduh membunuh tentara Yuval Mor-Yosef dan Yosef Cohen di luar Givat Assaf bulan lalu.

"Apa yang perlu diketahui warga Israel, adalah bahwa siapa pun yang membunuh seorang warga Israel tahun lalu terbunuh atau ditangkap," ujar Netanyahu.



"Ini adalah prestasi yang tak tertandingi di dunia, dan itu karena orang-orang ini, karena kepahlawanan, kreativitas, dan komitmen mereka yang berani," sambungnya seperti dikutip dari Jerusalem Post, Jumat (11/1/2019).

Netanyahu memuji Yamam dan Shin Bet, Badan Keamanan Israel, atas aksinya dalam menangkap mereka yang bertanggung jawab atas serangan di Ofra, Barkan dan Givat Assaf.

"Kombinasi Yamam dan Shin Bet memberi Israel unit kontraterorisme terbaik di dunia," kata Netanyahu.

"Banyak negara datang ke Israel dan berkata, 'bawa mereka kepada kami, jadi kami bisa belajar dari mereka'," imbuhnya.

Netanyahu menegaskan bahwa semua musuh Israel tahu bahwa negara Zionis itu bisa menjangkau mereka lewat Yamam dan Shin Bet.

Menurut Kementerian Luar Negeri Israel, 14 orang tewas akibat serangan warga Palestina selama 2018 lalu. Jumlah ini menurun dibandingkan 19 orang pada tahun 2017. Jumlah itu juga menjadi jumlah korban tewas terendah sejak 2013, ketika tujuh orang tewas. Pada puncak Intifada Kedua pada 2002, 457 warga Israel tewas.
(ian)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak