alexametrics

Berusia 100 Tahun, Miliarder Tertua di Dunia Tetap Ngantor Setiap Hari

loading...
Berusia 100 Tahun, Miliarder Tertua di Dunia Tetap Ngantor Setiap Hari
Tidak ada kata pensiun bagi pendiri perusahaan perkapalan Pacific International Lines (PIL), Chang Yun Chung (tengah). Meski berusia 100 tahun, miliarder tertua di dunia ini tetap pergi ke kantor setiap hari. Foto/millionairessaying.com
A+ A-
SINGAPURA - Tidak ada kata pensiun bagi pendiri perusahaan perkapalan Pacific International Lines (PIL), Chang Yun Chung. Meski berusia 100 tahun, miliarder tertua di dunia dengan kekayaan mencapai USD1,8 miliar (Rp26,1 triliun, kurs Rp14.500 per dolar AS) pada tahun ini tetap pergi ke kantor setiap hari.

Chung bekerja penuh dedikasi di PIL selama delapan dekade. Dengan bekal pengalaman mumpuni, dia tidak pernah berhenti berupaya untuk menjadikan PIL sebagai perusahaan perkapalan terbesar di Asia. Di usianya yang sudah senja, ambisinya itu bahkan tidak pernah padam dan masih tetap berkobar-kobar.

Jabatan tertinggi di perusahaan sudah diwariskan kepada putranya, Teo Siong Seng. Kendati demikian, Chung tetap memiliki pengaruh besar dalam sejumlah arah kebijakan perusahaan. Dia bahkan tidak mau kalah dengan anaknya dan 18.000 karyawannya yang begitu semangat pergi bekerja pada pagi hari.



“Ini sudah menjadi kebiasaan saya,” ujar Chung, dikutip cnbc.com. Dengan jabatan chairman emeritus, Chung memiliki segudang pekerjaan. Setiba di kantor pusat di Singapura, dia akan mengawasi sistem operasional dan memeriksa kinerja setiap departemen.

“Setiap hari, saya akan menuliskan aktivitas itu di buku,” ungkapnya.

Sebagai senior tertua di dunia perkapalan di Singapura, tak sedikit karyawan PIL yang berkonsultasi langsung dengan Chung. Mereka mendiskusikan berbagai hal, termasuk tantangan di lapangan. Chung sendiri mengaku gembira dapat berbagi dengan karyawannya dan memiliki hubungan baik sejak 1967.

“Hal itu juga membuat saya tidak betah berdiam diri di rumah karena di rumah tidak ada aktivitas apa pun sehingga cepat membosankan,” imbuh Chung.

Selain membina karyawan PIL yang belasan ribu orang itu, Chung juga memberikan beragam masukan kepada anaknya, Teo, selaku pemimpin perusahaan.

Teo mengaku bangga memiliki seorang ayah seperti Chung. Dia selalu berkonsultasi dengan ayahnya dua kali sehari, yakni pada pagi hari dan selepas makan siang.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak