Demonstran Pro-Palestina dan Pro-Israel Bentrok di Universitas California

Senin, 29 April 2024 - 19:40 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Aktifkan Sel Perjuangan di Luar Gaza, Hamas Luncurkan Puluhan Roket dari Lebanon

Para pengunjuk rasa menuntut gencatan senjata dalam konflik tersebut, dan universitas-universitas mereka – yang sebagian besar memiliki dana abadi yang besar – memutus hubungan keuangan, atau melakukan divestasi, dari Israel.

Mereka mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan yang melakukan bisnis di atau dengan negara Israel terlibat dalam perang yang sedang berlangsung di Gaza – dan begitu pula lembaga-lembaga yang berinvestasi di perusahaan-perusahaan tersebut.

Melansir BBC, para pejabat juga berupaya keras menangani dugaan insiden antisemitisme, dengan sejumlah mahasiswa Yahudi menyuarakan kekhawatiran akan keselamatan mereka.

Di beberapa kampus, mereka berbicara tentang berbagai insiden mulai dari nyanyian dan tanda-tanda yang mendukung Hamas – kelompok teror terlarang di AS – hingga pertengkaran fisik dan ancaman yang dirasakan.

Universitas Northeastern di Boston, Massachusetts, melaporkan "penghinaan antisemit yang kejam" dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu yang menuduh "penyelenggara profesional yang tidak berafiliasi dengan Northeastern" menyusup ke protes mahasiswa.

Lebih dari 100 orang ditahan, tambahnya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Viral Kabar Kanye West...
Viral Kabar Kanye West Bakal Manggung di Jakarta Oktober 2026, Netizen Antusias War Tiket!
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved