Dikenal Keras Melawan Israel, Pemimpin Muslim Skotlandia Ditekan Mundur

Senin, 29 April 2024 - 15:55 WIB
loading...
A A A
Liz Lloyd, yang menjabat sebagai kepala staf Nicola Sturgeon ketika ia menjadi menteri pertama, menyatakan bahwa meskipun Yousaf mungkin bisa bertahan jika keduanya sama, undang-undang termasuk anggaran “tidak dapat disahkan tanpa mayoritas” di Parlemen Skotlandia.

Baca Juga: Ramzan Kadyrov Siapkan Putranya Jadi Pemimpin Chechnya Masa Depan

Dengan kata lain, bahkan jika Yousaf dapat terus menjabat dengan dukungan dari anggota parlemennya sendiri dan Regan, tanpa suara dari anggota dewan lainnya, ia akan kesulitan untuk memerintah.

BBC diberitahu bahwa ada pembicaraan antara pimpinan SNP dan pimpinan Partai Hijau pada akhir pekan lalu, namun hal itu tidak mengubah posisi Partai Hijau.

Tidak juga mantan pemimpin SNP Westminster, Ian Blackford, meminta maaf kepada mereka di BBC hari Minggu bersama Laura Kuenssberg.

Rekan pemimpin Lorna Slater yang, bersama dengan Patrick Harvie, diberhentikan sebagai menteri di pemerintahan Yousaf dalam pertemuan singkat dan "cukup kuat" di kediaman resmi menteri pertama, Bute House, Kamis pagi, mengatakan kepada The Sunday Show di BBC Skotlandia bahwa menteri pertama "telah kehilangan kepercayaan kami dan kehilangan kepercayaan kami."

Dia menambahkan: "Saya tidak dapat membayangkan apa pun pada saat ini yang dapat mengubah posisi tersebut."

Partai Hijau akan bersidang pada hari Senin untuk memutuskan apakah akan menerima undangan pertemuan Yousaf atau tidak.

Mereka dijadwalkan bertemu bulan depan untuk memutuskan apakah akan melanjutkan kesepakatan pembagian kekuasaan dengan SNP atau tidak setelah adanya ketidakpuasan di antara anggota mengenai perubahan pada layanan kesehatan gender dan pengabaian target utama perubahan iklim.

Beberapa anggota Partai Hijau telah menyatakan keprihatinannya bahwa pemerintah Skotlandia sedang mempertimbangkan untuk menerapkan rekomendasi tinjauan Cass mengenai layanan kesehatan gender di Inggris.

Salah satu pengkritik pendekatan Partai Hijau terhadap isu tersebut adalah Kate Forbes, mantan Menteri Keuangan, seorang konservatif sosial yang nyaris mengalahkan Yousaf dalam pemilihan kepemimpinan tahun lalu dan bisa mencalonkan diri lagi jika ia mundur.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
Trump Sebut Iran Sudah...
Trump Sebut Iran Sudah Tak Berdaya: Angkatan Laut dan Pemimpin Mereka Telah Tiada
Rekomendasi
PK Ditolak JPU, Ini...
PK Ditolak JPU, Ini Tanggapan Menohok Nikita Mirzani
Karier Febrie Tamat,...
Karier Febrie Tamat, Gus Lilur: Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Berita Terkini
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved