Dikenal Keras Melawan Israel, Pemimpin Muslim Skotlandia Ditekan Mundur

Senin, 29 April 2024 - 15:55 WIB
loading...
A A A
Hal ini akan menghasilkan suara imbang 64:64 dan dalam hal ini ketua diharapkan memberikan suara untuk mempertahankan status quo.

Mosi tidak percaya terhadapnya secara pribadi tidak mengikat tetapi jika dia kalah, dia akan mendapat tekanan kuat untuk mundur.

Jika dia kalah dalam pemungutan suara di pemerintahan, anggota MSP akan memiliki waktu 28 hari untuk memilih menteri pertama yang baru atau secara otomatis memicu pemilihan parlemen Skotlandia.

Alba, partai saingannya yang pro-kemerdekaan yang dipimpin oleh mantan Menteri Pertama Alex Salmond, telah menguraikan daftar tuntutan yang mungkin dapat membujuk Regan untuk mendukung Menteri Pertama.

Pada pertemuan darurat pada hari Minggu, badan pemerintahan Alba secara resmi menyetujui rencana Regan untuk memperjuangkan isu kemerdekaan, “hak-hak perempuan” dan “pemulihan pemerintahan yang kompeten” dalam setiap negosiasi.

Salmond mengatakan kepada BBC News bahwa dia juga ingin keluar dari "perang budaya" dan beralih ke "prioritas masyarakat", yang menurutnya adalah kesehatan, perumahan, transportasi, pendidikan dan ekonomi.

Dia mengatakan dia memperkirakan Regan akan mengadakan pembicaraan dengan Yousaf dalam beberapa hari mendatang.

Namun kesepakatan dengan partai Salmond ditentang oleh banyak anggota SNP, dan dapat membuka perpecahan internal lebih lanjut.

Sebuah sumber yang dekat dengan Yousaf mengatakan kepada BBC pada Minggu malam "tidak akan ada kesepakatan" dengan Alba.

Pemerintah Skotlandia belum memastikan waktu pertemuan dengan tokoh oposisi atau bahkan pertemuan pasti akan dilaksanakan.

Dua anggota parlemen SNP, Stewart McDonald dan Pete Wishart, secara terbuka menentang gagasan kesepakatan dengan Alba.

Salah satu tokoh senior SNP mengatakan kepada BBC News bahwa tidak dapat ditoleransi jika pemimpin SNP mana pun terikat pada Salmond, yang keterasingannya dari partai yang dipimpinnya dua kali merupakan sumber kepahitan.

Bahkan jika dia selamat dari mosi tidak percaya, otoritas Yousaf akan sangat lemah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
AS Serang Abadan dan...
AS Serang Abadan dan Mahshahr di Iran Barat, Wilayah Perbatasan Jadi Sasaran
Perang Meluas, Kelompok...
Perang Meluas, Kelompok Houthi Serang Arab Saudi
Rekomendasi
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
PK Ditolak JPU, Ini...
PK Ditolak JPU, Ini Tanggapan Menohok Nikita Mirzani
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Berita Terkini
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Infografis
Serahkan Kendali ke...
Serahkan Kendali ke Uni Eropa, Israel Mundur dari Perlintasan Rafah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved