Penyebab Iran Jadi Negara Islam Syiah, Terkait Pendiri Dinasti Safawiyah Pertama
Senin, 29 April 2024 - 14:49 WIB
loading...
A
A
A
Sebenarnya kaum Syiah telah ada di Iran sejak masa awal Islam, para penulis empat kitab hadits Syiah adalah orang Iran pada era pra-Safawi dan terdapat satu dinasti Syiah yang tinggal di sebagian Iran pada abad kesepuluh dan abad kesebelas.
Meskipun Sunni berhasil mendominasi wilayah ini selama kurang lebih sembilan abad, kecenderungan Syiah di antara banyak Sunni di negeri ini rupanya mendapat dukungan besar dari kelompok Syiah Imami, dan Syiah Zaidī. Mereka juga mendapat dukungan dari wilayah Najaf dan Hillah.
Hingga pada tahun 1500 Safavid Shah Ismail I melakukan penaklukan Iran dan Azerbaijan dan memulai kebijakan pemaksaan perpindahan agama Muslim Sunni ke Islam Syiah.
Shah Ismail I merupakan pendiri dan syah pertama Safawi Iran, yang memerintah dari tahun 1501 hingga 1524. Pada masanya ini Iran menjadi salah satu kerajaan paling kuat pada masanya.
Pada masa itu juga banyak pengikut Islam Sunni yang dibunuh. Ketika Shah Ismail I menaklukkan Irak , Dagestan, Anatolia Timur, dan Armenia, ia juga dengan paksa mengubah agama atau memerangi Muslim Sunni.
Penindasan dan pemaksaan pindah agama terhadap warga Sunni yang terus berlanjut selama dua abad berikutnya inilah yang membuat Iran dan Azerbaijan kini menjadi negara yang mayoritas penduduknya Syiah.
Meskipun Sunni berhasil mendominasi wilayah ini selama kurang lebih sembilan abad, kecenderungan Syiah di antara banyak Sunni di negeri ini rupanya mendapat dukungan besar dari kelompok Syiah Imami, dan Syiah Zaidī. Mereka juga mendapat dukungan dari wilayah Najaf dan Hillah.
Hingga pada tahun 1500 Safavid Shah Ismail I melakukan penaklukan Iran dan Azerbaijan dan memulai kebijakan pemaksaan perpindahan agama Muslim Sunni ke Islam Syiah.
Shah Ismail I merupakan pendiri dan syah pertama Safawi Iran, yang memerintah dari tahun 1501 hingga 1524. Pada masanya ini Iran menjadi salah satu kerajaan paling kuat pada masanya.
Pada masa itu juga banyak pengikut Islam Sunni yang dibunuh. Ketika Shah Ismail I menaklukkan Irak , Dagestan, Anatolia Timur, dan Armenia, ia juga dengan paksa mengubah agama atau memerangi Muslim Sunni.
Penindasan dan pemaksaan pindah agama terhadap warga Sunni yang terus berlanjut selama dua abad berikutnya inilah yang membuat Iran dan Azerbaijan kini menjadi negara yang mayoritas penduduknya Syiah.
Lihat Juga :