Najib Razak Jalani Tahanan Rumah, PM Anwar Ibrahim Tekankan Persatuan Malaysia
Senin, 22 April 2024 - 21:31 WIB
loading...
A
A
A
“Saya harus mengakui bahwa ada beberapa hal yang sedang terjadi di luar Kabinet. Namun sejauh ini belum ada tanda-tanda keretakan sekecil apa pun antara PH, UMNO-BN, Sabah, dan Sarawak,” imbuhnya, dilansir Malay Mail.
Ahmad Zahid adalah ketua koalisi BN, dan presiden partai UMNO yang dipimpin Najib. Dia adalah sekretaris politik Najib selama masa jabatannya sebagai menteri pemuda dan menteri pertahanan pada akhir tahun delapan puluhan dan awal tahun sembilan puluhan.
Anwar pertama kali mengatakan bahwa masalah sisa hukuman Najib berada di bawah yurisdiksi Dewan Pengampunan ketika berbicara kepada wartawan pada tanggal 19 April. Ia juga mengatakan bahwa ia tidak ingin terlibat dalam masalah tersebut.
Tawaran Najib untuk menjadi tahanan rumah dan pernyataan Ahmad Zahid telah menimbulkan reaksi balik dan tuduhan impunitas serta perlakuan khusus terhadap Anwar dan wakilnya, menurut South China Morning Post.
Pada tanggal 17 April, CNA melihat salinan pernyataan tertulis tersebut, mengklaim Menteri Investasi, Perdagangan dan Industri Tengku Zafrul Tengku Abdul Aziz telah menunjukkan kepada Ahmad Zahid salinan perintah tambahan kerajaan yang menyetujui tahanan rumah untuk Najib, yang telah menjalani hukumannya di penjara Selangor. Penjara Kajang sejak 23 Agustus 2022 .
Perintah kerajaan tersebut dilaporkan dikeluarkan oleh mantan raja Malaysia Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billahwas Shah dari Pahang.
Menurut Ahmad Zahid, Tengku Zafrul menunjukkan kepadanya foto atau pindaian perintah kerajaan dalam pertemuan di rumahnya pada 30 Januari, sehari setelah pertemuan Dewan Pengampunan yang mengurangi separuh hukuman awal 12 tahun Najib.
Ahmad Zahid adalah ketua koalisi BN, dan presiden partai UMNO yang dipimpin Najib. Dia adalah sekretaris politik Najib selama masa jabatannya sebagai menteri pemuda dan menteri pertahanan pada akhir tahun delapan puluhan dan awal tahun sembilan puluhan.
Anwar pertama kali mengatakan bahwa masalah sisa hukuman Najib berada di bawah yurisdiksi Dewan Pengampunan ketika berbicara kepada wartawan pada tanggal 19 April. Ia juga mengatakan bahwa ia tidak ingin terlibat dalam masalah tersebut.
Tawaran Najib untuk menjadi tahanan rumah dan pernyataan Ahmad Zahid telah menimbulkan reaksi balik dan tuduhan impunitas serta perlakuan khusus terhadap Anwar dan wakilnya, menurut South China Morning Post.
Pada tanggal 17 April, CNA melihat salinan pernyataan tertulis tersebut, mengklaim Menteri Investasi, Perdagangan dan Industri Tengku Zafrul Tengku Abdul Aziz telah menunjukkan kepada Ahmad Zahid salinan perintah tambahan kerajaan yang menyetujui tahanan rumah untuk Najib, yang telah menjalani hukumannya di penjara Selangor. Penjara Kajang sejak 23 Agustus 2022 .
Perintah kerajaan tersebut dilaporkan dikeluarkan oleh mantan raja Malaysia Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billahwas Shah dari Pahang.
Menurut Ahmad Zahid, Tengku Zafrul menunjukkan kepadanya foto atau pindaian perintah kerajaan dalam pertemuan di rumahnya pada 30 Januari, sehari setelah pertemuan Dewan Pengampunan yang mengurangi separuh hukuman awal 12 tahun Najib.
Lihat Juga :