Najib Razak Jalani Tahanan Rumah, PM Anwar Ibrahim Tekankan Persatuan Malaysia

Senin, 22 April 2024 - 21:31 WIB
loading...
Najib Razak Jalani Tahanan...
PM Malaysia Anwar Ibrahim lebih menekankan persatuan nasional. Foto/Reuters
A A A
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menolak untuk terlibat dalam upaya mantan perdana menteri Najib Razak untuk menjalani sisa hukuman enam tahun penjaranya sebagai tahanan rumah.

“Keputusan harus diambil dalam rapat Dewan Pengampunan dan keputusan akhir Yang di-Pertuan Agong juga harus diambil dalam rapat tersebut,” kata Anwar dalam pidatonya pada konvensi HUT ke-25 Parti Keadilan Rakyat (PKR), dilansir The Star.

Dewan Pengampunan Malaysia terdiri dari Jaksa Agung, Ketua Menteri, dan maksimal tiga orang lainnya yang ditunjuk oleh raja atau penguasa negara tersebut. Dalam kasus Najib, Zaliha Mustafa – sebagai menteri wilayah federal – adalah bagian dari dewan yang meninjau pencalonan Najib.

Pada hari Minggu, Anwar juga menekankan bahwa hubungan antar partai dalam pemerintahan persatuan “stabil dan kuat” meskipun ada beberapa masalah yang perlu dinegosiasikan di luar Kabinet, merujuk pada pernyataan tertulis Wakil Perdana Menteri Ahmad Zahid Hamidi baru-baru ini, di mana ia mengaku telah melihat perintah kerajaan mendukung pencalonan Najib.

Pemerintahan persatuan ini terdiri dari koalisi Pakatan Harapan (PH) pimpinan Anwar, Barisan Nasional (BN) – yang mana Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) merupakan salah satu partai komponennya – serta partai-partai dari negara bagian Borneo di Malaysia.

Baca Juga: Dituding Catut Nama Dosen Malaysia, Prof Kumba Mengundurkan Diri sebagai Dekan FEB Unas

Anwar, yang juga presiden PKR, mengatakan bahwa “suara di luar (Kabinet) tidak selalu mewakili suara kepemimpinan”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah
Rekomendasi
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Berita Terkini
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved