Ismail Haniyeh: Gaza Harus Dikuasai Palestina setelah Perang Berakhir

Minggu, 21 April 2024 - 17:28 WIB
loading...
Ismail Haniyeh: Gaza...
Ismail Haniyeh menginginkan Gaza dipimpin Palestina setelah perang selesai. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Ismail Haniyeh, pemimpin politik Hamas , menyerukan pembentukan pemerintah persatuan nasional untuk mengelola Gaza setelah berakhirnya perang Israel di daerah kantong Palestina.

“Hamas tidak bersikeras untuk menjadi satu-satunya otoritas dalam pemerintahan Gaza, tetapi kami adalah bagian dari rakyat Palestina dan dapat membentuk pemerintahan persatuan nasional berdasarkan kemitraan dan menyepakati pemerintahan Gaza," kata Haniyeh, dilansir Al Jazeera.

Pemerintahan Gaza, menurut Haniyeh adalah isu-isu nasional. "Kami tidak akan membiarkan situasi Palestina di Gaza, Tepi Barat, atau keduanya, diatur oleh penjajah atau pihak lain,” katanya.

Dia mengatakan Hamas telah melakukan seruan dua tahap untuk regulasi politik dalam negeri Palestina.

Baca Juga: 4 Penyebab Serangan Israel ke Iran Mengalami Kegagalan

“Tahap pertama terdiri dari reorganisasi Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang mencakup seluruh kelompok Palestina. Tahap kedua melibatkan pembentukan pemerintahan nasional yang akan melakukan rekonstruksi Gaza dan menyatukan lembaga-lembaga di Tepi Barat dan Gaza di bawah satu atap, dan memastikan terselenggaranya pemilihan presiden, legislatif, dan dewan nasional.”

Turki dan Israel saling bertukar kecaman atas pertemuan antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved