Perang Berkobar di Perbatasan Myanmar dan Thailand, Ada Apa Gerangan?

Sabtu, 20 April 2024 - 20:37 WIB
loading...
Perang Berkobar di Perbatasan...
Pasukan pemberontak membidik pasukan junta yang bersembunyi di perbatasan Thailand. Foto/Reuters
A A A
BANGKOK - Pertempuran berkobar di perbatasan timur Myanmar dengan Thailand pada Sabtu (20/4;2024). Itu terjadi ketika pemberontak mendesak untuk mengusir pasukan junta yang bersembunyi selama berhari-hari di jembatan penyeberangan perbatasan.

Pejuang perlawanan dan pemberontak etnis minoritas merebut kota perdagangan utama Myawaddy di sisi perbatasan Myanmar pada tanggal 11 April, memberikan pukulan besar terhadap militer yang mempunyai perlengkapan lengkap yang sedang berjuang untuk memerintah dan kini menghadapi ujian kritis terhadap kredibilitas medan perangnya. .

Tiga saksi di sisi perbatasan Thailand dan Myanmar mengatakan mereka mendengar ledakan dan tembakan senapan mesin berat di dekat jembatan strategis sejak Jumat malam dan berlanjut hingga Sabtu pagi.

Beberapa media Thailand melaporkan sekitar 200 orang telah melintasi perbatasan untuk mencari perlindungan sementara di Thailand.

Penyiar Thailand NBT dalam sebuah postingan di platform media sosial X mengatakan pasukan perlawanan menggunakan senapan mesin 40 milimeter dan menjatuhkan 20 bom dari drone untuk menargetkan sekitar 200 tentara junta yang telah mundur dari serangan pemberontak terkoordinasi di Myawaddy dan pos militer sejak 5 April.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
Terlibat Keributan,...
Terlibat Keributan, Keluarga Pemain Timnas Argentina Ditangkap Polisi AS
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
DBD Tak Lagi Penyakit...
DBD Tak Lagi Penyakit Musiman, Ahli Minta Pencegahan Dengue Sepanjang Tahun
Berita Terkini
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved