AS akan Tarik 1.000 Tentara dari Niger dalam Beberapa Bulan Lagi

Sabtu, 20 April 2024 - 12:30 WIB
loading...
AS akan Tarik 1.000...
Pasukan AS dikerahkan di Juba, Sudan Selatan. Foto/AP
A A A
NIAMEY - Amerika Serikat (AS) akan menarik 1.000 personel militer AS dari Niger dalam beberapa bulan mendatang, menurut laporan New York Times.

Laporan tersebut mengatakan pada Jumat (19/4/2024) bahwa pemerintah AS telah memberi tahu pemerintah transisi di Niger tentang rencana tersebut.

Menurut Washington Post, Wakil Menteri Luar Negeri AS Kurt Campbell bertemu dengan perdana menteri Niger pada hari sebelumnya dan menerima permintaan pemerintah.

Laporan tersebut mencatat langkah ini akan mengubah postur kontraterorisme Amerika Serikat di negara Afrika Barat itu.

Bulan lalu, juru bicara militer Niger mengatakan pemerintahan transisi negara tersebut, yang mengambil alih kekuasaan pada bulan Juli lalu, segera mengakhiri perjanjian militer tersebut, dengan alasan kepentingan rakyat Niger.

Kementerian Dalam Negeri Niger baru-baru ini mengatakan Amerika Serikat telah berjanji mengajukan rencana “pelepasan” pasukan dari negara Afrika Barat tersebut setelah Niamey mengakhiri perjanjian militernya dengan Washington.

Pernyataan tersebut dipublikasikan di media sosial setelah Menteri Dalam Negeri Niger Mohamed Toumba menjamu Duta Besar AS Kathleen FitzGibbon untuk melakukan pembicaraan pada hari sebelumnya.

Baca juga: Menteri Israel Dikecam karena Tweet Serangan ke Iran 'Cacat'
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved