3 Faktor yang Menyebabkan Arab Saudi Membela Israel
Rabu, 17 April 2024 - 21:21 WIB
loading...
A
A
A
Iran mengatakan salvo tersebut merupakan pembalasan atas serangan terhadap gedung konsulat Iran di ibu kota Suriah, Damaskus, yang menewaskan dua komandan senior dan lima penasihat Korps Garda Revolusi Islam Iran. Israel belum mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, yang diyakini secara luas sebagai pihak yang bertanggung jawab.
Baca Juga: Terus Luncurkan Roket ke Wilayah Israel, Pejuang Hamas Bertempur dengan Pasukan Elite Zionis di Gaza
![3 Faktor yang Menyebabkan Arab Saudi Membela Israel]()
Foto/Reuters
"Negara monarki Teluk sangat bergantung pada negara-negara Barat,” kata Tahani Mustafa, analis senior di International Crisis Group, sebuah wadah pemikir yang berbasis di Belgia.
"Arab Saudi menginginkan pakta keamanan AS,” katanya. “Sampai aliansi tersebut dapat diperbaiki, Saudi akan berusaha melakukan semua yang mereka bisa untuk tetap berada dalam daftar baik AS.”
“Ada narasi yang beredar selama bertahun-tahun bahwa Iran sedang mencoba menggoyahkan Yordania,” kata Ghaith al-Omari, peneliti senior di Washington Institute for Near East Policy dan mantan pejabat di Otoritas Palestina.
Baca Juga: Terus Luncurkan Roket ke Wilayah Israel, Pejuang Hamas Bertempur dengan Pasukan Elite Zionis di Gaza
2. Saudi Terlalu Bergantung pada AS

Foto/Reuters
"Negara monarki Teluk sangat bergantung pada negara-negara Barat,” kata Tahani Mustafa, analis senior di International Crisis Group, sebuah wadah pemikir yang berbasis di Belgia.
"Arab Saudi menginginkan pakta keamanan AS,” katanya. “Sampai aliansi tersebut dapat diperbaiki, Saudi akan berusaha melakukan semua yang mereka bisa untuk tetap berada dalam daftar baik AS.”
3. Konflik Syiah dan Sunni
Sejauh ini, pesan tersebut tampaknya berhasil di Arab Saudi membantu Israel adalah faktor Sunni dan Syiah. Ketegangan antara Arab Saudi, Yordania, dan UEA melawan Iran yang mayoritas penduduknya Muslim Sunni, dan Iran, yang mayoritas penduduknya Syiah, di sisi lain telah mendominasi Timur Tengah selama beberapa dekade.“Ada narasi yang beredar selama bertahun-tahun bahwa Iran sedang mencoba menggoyahkan Yordania,” kata Ghaith al-Omari, peneliti senior di Washington Institute for Near East Policy dan mantan pejabat di Otoritas Palestina.
Lihat Juga :