Bos Pentagon Tuduh Putin Perobek Perjanjian Internasional

Senin, 03 Desember 2018 - 08:00 WIB
Bos Pentagon Tuduh Putin...
Bos Pentagon Tuduh Putin Perobek Perjanjian Internasional
A A A
CALIFORNIA - Kepala Pentagon atau Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) James Mattis menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemerintahnya sebagai perobek perjanjian internasional. Dia juga meledek pemimpin Kremlin itu sebagai sosok pembelajar yang lelet (slow learner).

Berbicara di Reagan National Defense Forum di California pada akhir pekan, Mattis mengatakan kepada peserta forum bahwa tidak ada keraguan hubungan AS dan Rusia telah memburuk di era kepempinan Presiden Donald Trump. Dia menyalahkan Moskow yang menurutnya bertindak agresif di seluruh dunia.

"Putin jelas merupakan pembelajar yang lelet. Dia tidak mengakui bahwa apa yang dia lakukan sebenarnya menciptakan permusuhan terhadap orang-orangnya," kata Mattis.

"Apa yang kita lihat, Putin melakukan dengan merobek perjanjian internasional. Kita berurusan dengan seseorang yang tidak bisa dipercaya," ujarnya, seperti dikutip Washington Times, Senin (3/12/2018).(Baca: Menteri Pertahanan AS Sebut Putin Penderita 'Slow Learner' )Dia mengabaikan fakta bahwa pemerintah Trump sendiri merobek perjanjian nuklir internasional antara Iran dan enam kekuatan dunia (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China) dan kini akan melakukan hal serupa pada Perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF).

Komentarnya muncul beberapa hari setelah Trump membatalkan pertemuan bilateral dengan Putin selama KTT G-20 di Argentina pekan lalu.

Trump mengatakan keputusan untuk membatalkan pertemuan itu karena tindakan Rusia di Baltik, di mana pasukan Rusia menangkap tiga kapal militer Ukraina di Selat Kerch di lepas pantai semenanjung Crimea, dan menahan para awak kapal.

Setengah dari 24 pelaut Ukraina yang ditangkap dijatuhi hukuman dua bulan penjara karena secara ilegal memasuki perairan Rusia. Kiev, yang didukung oleh Washington dan sejumlah negara Barat, mengatakan bahwa kapalnya berada di perairan internasional dan serangan kapal perang Moskow tidak beralasan.

Mattis menolak berkomentar tentang masalah hubungan fiskal Trump di Rusia selama masa kampanyenya. Namun mantan jenderal bintang empat itu mengatakan bahwa upaya Moskow untuk ikut campur dalam pemilihan paruh waktu Kongres AS November lalu masih terasa.

“(Putin) mencoba lagi untuk mengotori pemilu kita bulan lalu. Dan kami melihat upaya berkelanjutan di sepanjang garis itu," kata Mattis.
(mas)
Berita Terkait
Dibela Vladimir Putin,...
Dibela Vladimir Putin, Begini Reaksi Donald Trump
Jadi Sorotan Dunia,...
Jadi Sorotan Dunia, Apakah Donald Trump dan Vladimir Putin Sahabat Dekat?
Donald Trump: AS Harusnya...
Donald Trump: AS Harusnya Tak Terlalu Mengkhawatirkan Putin
Donald Trump Tolak Sebut...
Donald Trump Tolak Sebut Vladimir Putin Diktator
10 Alasan Amerika Serikat...
10 Alasan Amerika Serikat Tawarkan Perjanjian Gencatan Senjata ke Rusia dan Ukraina
Ancaman Nuklir Vladimir...
Ancaman Nuklir Vladimir Putin Membuat Amerika Serikat Gelisah
Berita Terkini
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
9 menit yang lalu
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
33 menit yang lalu
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
1 jam yang lalu
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
1 jam yang lalu
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
2 jam yang lalu
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
2 jam yang lalu
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved