Rusia: Barat Mencoba 'Mencuri' Para Ilmuwan Pengembang Vaksin Kami

Senin, 17 Agustus 2020 - 19:51 WIB
loading...
Rusia: Barat Mencoba...
Rusia menuturkan lembaga penelitian Barat sedang berusaha untuk menarik para ilmuwan dari Gamalei Institut, yang berada di bawah Kementerian Kesehatan Rusia. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Lembaga penelitian Barat sedang berusaha untuk menarik para ilmuwan dari Gamalei National Research Center for Epidemiology and Microbiology, yang berada di bawah Kementerian Kesehatan Rusia. Namun, menurut kepala lembaga itu, Alexander Gintsburg langkah tersebut menemui kegagalan.

Gamalei National Research Center for Epidemiology and Microbiology adalah lembaga di Rusia yang bertanggung jawab atas pengembangan vaksin Covid-19 .

"Peneliti kami telah bekerja di Gamalei Institute selama 10 tahun. Universitas Amerika Serikat (AS) atau Eropa mana pun hanya dapat bermimpi memiliki peneliti seperti itu," ucap Gintsburg dalam sebuah pernyataan.

"Lembaga-lembaga tersebut berusaha untuk memancing mereka (para ilmuwan) pergi. Tetapi, mereka tidak akan mampu," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Senin (17/8/2020).

Gintsburg kemudian mengatakan bahwa reaksi negatif Barat terhadap vaksin Covid-19 Rusia yang baru terdaftar cukup bisa diprediksi. ( Baca juga: Vietnam Daftar untuk Beli Vaksin Covid-19 Buatan Rusia )

"Saya tidak akan menyebutnya kolusi. Saya akan menyebutnya sebagai reaksi negatif alami dari perusahaan-perusahaan Barat terhadap munculnya produksi Rusia yang tidak mereka duga. Jadi, saya pikir kita harus mengabaikan hal-hal negatif yang dituangkan pada kita dan itu. telah dibayar dengan baik," tegasnya.

Seperti diketahui, pada 11 Agustus, Rusia mendaftarkan vaksin pertama di dunia untuk melawan virus Covid-19. Vaksin tersebut, yang diberi nama Sputnik V, dikembangkan oleh Gamalei Institute dan uji klinisnya berhasil diselesaikan pada bulan Juni-Juli.

Vaksin dikembangkan pada platform yang telah digunakan untuk sejumlah vaksin lainnya. CEO Dana Investasi Langsung Rusia, Kirill Dmitriyev mengatakan lebih dari 20 negara telah mengajukan permohonan untuk mendapatkan sekitar total satu miliar dosis vaksin itu. ( Baca juga: Siap Diluncurkan Akhir Bulan, Rusia Mulai Produksi Vaksin COVID-19 )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved