Perbandingan Kekuatan Militer Koalisi AS dan Israel Lawan Iran, Siapa Terhebat?
Sabtu, 13 April 2024 - 16:29 WIB
loading...
Deretan rudal Iran disimpan di pangkalan rahasia di bawah tanah. Foto/ap
A
A
A
TEHERAN - Meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Tel Aviv setelah serangan rudal Israel terhadap kompleks Kedutaan Besar Iran di Damaskus telah menghidupkan kembali kekhawatiran akan perang besar-besaran antara negara-negara Timur Tengah.
Namun militer negara mana yang lebih siap menghadapi perang besar-besaran itu?
Israel bersiap menghadapi pembalasan atas serangan mematikannya terhadap kompleks diplomatik Iran di ibu kota Suriah.
Para pejabat khawatir tanggapan Iran mungkin mencakup penggunaan “rudal balistik jarak jauh, rudal jelajah, atau drone.”
Para ahli telah memperingatkan respons langsung Iran mungkin merupakan hal yang diinginkan Israel, dan menunjukkan Teheran dapat mencapai hasil yang sama efektifnya dengan menggunakan cara-cara asimetris.
Meskipun kedua negara tidak berbagi perbatasan yang sama, masing-masing negara memiliki rudal, peralatan udara dan angkatan laut yang dapat menimbulkan kerugian serius jika ketegangan memanas. Berikut rincian kemampuannya masing-masing:
Pada awal tahun 2023, Institut Internasional untuk Studi Strategis memperkirakan kekuatan total Angkatan Pertahanan Israel berjumlah 169.500 tentara, ditambah 465.000 tentara cadangan (mayoritas di antaranya telah dipanggil setelah tanggal 7 Oktober).
Angkatan Darat Israel mencakup sekitar 126.000 tentara dan 400.000 cadangan. Angkatan Udara mempekerjakan 34.000 personel dan 55.000 cadangan. Angkatan Laut memiliki 9.500 personel dan 10.000 cadangan.
![Perbandingan Kekuatan Militer Koalisi AS dan Israel Lawan Iran, Siapa Terhebat?]()
Angkatan Bersenjata Iran memiliki sekitar 420.000 tentara. Ini termasuk 350.000 prajurit di Angkatan Darat, 37.000 personel di Angkatan Udara, 18.000 di Angkatan Laut, dan 15.000 di pasukan Pertahanan Udara.
Republik Islam juga memiliki 230.000 pasukan elit Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), yakni 150.000 di Angkatan Darat, 40.000 paramiliter, 20.000 di Angkatan Laut IRGC, dan 15.000 di Angkatan Udara dan Pertahanan Udara IRGC.
Iran juga memiliki 350.000 personel cadangan terlatih yang dapat dipanggil jika terjadi krisis.
Pada tahun 2022, Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm menghitung anggaran pertahanan Israel sekitar USD23,4 miliar (termasuk USD3,18 miliar bantuan militer tahunan AS).
Iran memiliki anggaran pertahanan setara dengan sekitar USD6,8 miliar pada tahun yang sama. Republik Islam Iran mengganti anggarannya yang lebih kecil dengan biaya operasional dan pengadaan senjata yang lebih rendah, ditambah strategi yang berfokus pada solusi asimetris, seperti mengubah kapal tanker minyak tua menjadi kapal pangkalan terapung, dan penciptaan armada kapal perang yang besar dan berbiaya rendah untuk kapal-kapal pertahanan pesisir.
Namun militer negara mana yang lebih siap menghadapi perang besar-besaran itu?
Israel bersiap menghadapi pembalasan atas serangan mematikannya terhadap kompleks diplomatik Iran di ibu kota Suriah.
Para pejabat khawatir tanggapan Iran mungkin mencakup penggunaan “rudal balistik jarak jauh, rudal jelajah, atau drone.”
Para ahli telah memperingatkan respons langsung Iran mungkin merupakan hal yang diinginkan Israel, dan menunjukkan Teheran dapat mencapai hasil yang sama efektifnya dengan menggunakan cara-cara asimetris.
Meskipun kedua negara tidak berbagi perbatasan yang sama, masing-masing negara memiliki rudal, peralatan udara dan angkatan laut yang dapat menimbulkan kerugian serius jika ketegangan memanas. Berikut rincian kemampuannya masing-masing:
Pasukan
Pada awal tahun 2023, Institut Internasional untuk Studi Strategis memperkirakan kekuatan total Angkatan Pertahanan Israel berjumlah 169.500 tentara, ditambah 465.000 tentara cadangan (mayoritas di antaranya telah dipanggil setelah tanggal 7 Oktober).
Angkatan Darat Israel mencakup sekitar 126.000 tentara dan 400.000 cadangan. Angkatan Udara mempekerjakan 34.000 personel dan 55.000 cadangan. Angkatan Laut memiliki 9.500 personel dan 10.000 cadangan.

Angkatan Bersenjata Iran memiliki sekitar 420.000 tentara. Ini termasuk 350.000 prajurit di Angkatan Darat, 37.000 personel di Angkatan Udara, 18.000 di Angkatan Laut, dan 15.000 di pasukan Pertahanan Udara.
Republik Islam juga memiliki 230.000 pasukan elit Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), yakni 150.000 di Angkatan Darat, 40.000 paramiliter, 20.000 di Angkatan Laut IRGC, dan 15.000 di Angkatan Udara dan Pertahanan Udara IRGC.
Iran juga memiliki 350.000 personel cadangan terlatih yang dapat dipanggil jika terjadi krisis.
Anggaran
Pada tahun 2022, Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm menghitung anggaran pertahanan Israel sekitar USD23,4 miliar (termasuk USD3,18 miliar bantuan militer tahunan AS).
Iran memiliki anggaran pertahanan setara dengan sekitar USD6,8 miliar pada tahun yang sama. Republik Islam Iran mengganti anggarannya yang lebih kecil dengan biaya operasional dan pengadaan senjata yang lebih rendah, ditambah strategi yang berfokus pada solusi asimetris, seperti mengubah kapal tanker minyak tua menjadi kapal pangkalan terapung, dan penciptaan armada kapal perang yang besar dan berbiaya rendah untuk kapal-kapal pertahanan pesisir.
Lihat Juga :