5 Cabang ISIS Paling Berbahaya di Berbagai Negara, Tak Hanya ISIS-K

Jum'at, 12 April 2024 - 19:30 WIB
loading...
A A A
Mengutip laman National Counterterrorism Center, ISIS-K terbentuk sekitar 2015. Kemunculannya bermula ketika ISIS menerima janji setia kelompok teror Boko Haram di Nigeria dan menjadikannya sebagai ISIS-Afrika Barat.

Pada operasinya, ISIS-Afrika Barat mengeksploitasi kondisi ekonomi yang buruk dan kesenjangan sosial guna menarik anggota. Berbekal ribuan anggota, mereka kerap melakukan aksi-aksi seperti penyergapan, bom di pinggir jalan, penculikan hingga pembunuhan berencana.

Baca Juga: Agen Mossad Ini Tetap Mengaku Tak Bersalah setelah Ditangkap Otoritas Malaysia karena Menjual 6 Pistol

3. ISIS-L

Berikutnya ada ISIS-Libya (ISIS-L). Kelompok ini muncul pasca terjadinya perang saudara di Libya dan berusaha mendirikan kekhalifahan Islam anti-Barat di negara tersebut.

Pada aksi terornya, ISIS-L sering melakukan serangan teroris, penculikan hingga eksekusi terhadap sasarannya di Afrika Utara. Melihat ke belakang, kemunculan kelompok Ini bermula sekitar 2012 sebagai Brigade Battar, sekelompok warga Libya di Suriah yang berperang untuk ISIS.

Saat pulang ke Darnah, Libya, eks anggota ISIS membentuk Dewan Syura Pemuda Islam yang menjadi cikal bakal ISIS-L pada Oktober 2014. Di sisi lain, pemimpin ISIS pusat pun menerima janji kesetiaannya.

4. ISIS-Filipina

Kelompok ini juga biasa dikenal sebagai ISIS-Asia Timur. Mereka dikatakan berbahaya karena punya ambisi memperluas pengaruh ISIS ke sejumlah kawasan Asia, termasuk Asia Tenggara.

ISIS mengakui kesetiaan mereka sebagai afiliator pada 2016. Adapun anggotanya sendiri berisikan sejumlah veteran dari kelompok militer ternama seperti Kelompok Abu Sayyaf.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
Perceraian Abad Ini,...
Perceraian Abad Ini, Taipan Korsel Bayar Harta Gana-Gini Rp11,5 Triliun ke Mantan Istri
Rekomendasi
Di Seminar JARI, Para...
Di Seminar JARI, Para Pakar Kritisi Konstitusi untuk Kemajuan Bangsa
10 Pesepak Bola dengan...
10 Pesepak Bola dengan Kenaikan Followers Instagram Terbanyak Selama Piala Dunia 2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Berita Terkini
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved