AS Akan Longgarkan Travel Warning ke China

Rabu, 10 April 2024 - 11:17 WIB
loading...
A A A
“Saya tidak ingin terlalu terburu-buru, namun saya hanya akan mengatakan bahwa ini tentu saja merupakan masalah yang sedang dipertimbangkan secara aktif,” kata Campbell ketika ditanya apakah AS akan melonggarkan peringatan tersebut. Dia mengatakan dia menerima premis bahwa mereka telah bertindak sebagai penghambat pertukaran akademis dan lainnya.

China telah mengeluarkan peringatan perjalanannya sendiri untuk Amerika, dan mengkritik apa yang disebutnya sebagai peningkatan pelecehan terhadap warga negara China oleh agen-agen Amerika di pelabuhan masuk, tuduhan yang dibantah oleh para pejabat Amerika.

Di sini, di kamp pengungsi Jabalia di Gaza utara, orang-orang bersiap untuk merayakan Idul Fitri, hari raya yang mengakhiri perayaan Ramadhan selama sebulan.

Meskipun ada peringatan dari China, ratusan ribu pelajar China belajar di Amerika Serikat dibandingkan dengan hanya beberapa ratus orang Amerika yang belajar di China.

Baca Juga: Dekati Pemilih Muslim, Bidan Rayakan Idulfitri di Gedung Putih

Namun diplomat nomor dua Departemen Luar Negeri AS, yang mengatakan China membantu Moskow “memperlengkapi kembali” dan menyusun kembali militernya setelah kemunduran awal dalam perang di Ukraina, memperingatkan Beijing dengan tegas mengenai dukungan “substansial” mereka terhadap upaya perang Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
500 Lebih Pengungsi...
500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam
Rekomendasi
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Messi-Mbappe Berebut Sepatu Emas
Polisi Pastikan Emas...
Polisi Pastikan Emas 74 Kg Sitaan dari Rumah Febrie Adriansyah Asli
Daftar di Maganghub,...
Daftar di Maganghub, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Buka Lowongan Magang Nasional 2026
Berita Terkini
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved