Turki Batasi Ekspor 54 Produk ke Israel terkait Invasi Gaza

Selasa, 09 April 2024 - 17:30 WIB
loading...
A A A
Ada konsensus bahwa permasalahan perekonomian negara, termasuk menurunnya dana pensiun dan gaji riil di tengah inflasi yang tidak terkendali, memainkan peran utama dalam kekalahan AKP dalam pemilu.

Meskipun berlanjutnya perdagangan Turki dengan Israel bukanlah masalah terbesar yang mendorong para pemilih konservatif untuk tetap tinggal di rumah atau berpindah partai, hal ini merupakan salah satu faktor yang bahkan diakui Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam pertemuan partai awal pekan ini mengenai hasil pemilu, menurut sumber partai.

Berbicara tentang kekalahan AKP dalam pemilu terburuk sejak tahun 2002, Erdogan mengatakan pada pekan lalu, “Sayangnya, bahkan dalam isu seperti krisis Gaza, di mana kita telah melakukan segala yang kita bisa dan membayar akibatnya, kita gagal menangkis serangan politik dan meyakinkan beberapa orang."

Sejak serangan Hamas pada 7 Oktober dan perang Israel berikutnya di Gaza, yang oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan disebut sebagai genosida, Turki secara bertahap meningkatkan kritiknya terhadap Tel Aviv.

Mereka menarik duta besarnya untuk konsultasi, menunda perundingan energi, dan mendukung Palestina di panggung internasional, mulai dari Majelis Umum PBB hingga negara-negara barat melalui Gaza Contact Group.

Ankara juga melontarkan gagasan sistem penjaminan untuk mencapai solusi dua negara.

Pada bulan-bulan awal konflik, ketika negara-negara barat mendukung perang Israel di Gaza, Erdogan menggunakan platformnya untuk mengungkap tindakan genosida yang dilakukan Israel.

Menurut data pemerintah Israel, Turki juga merupakan donor kemanusiaan terbesar ke Gaza, bersama dengan Uni Emirat Arab (UEA), sementara puluhan pasien Palestina telah melakukan perjalanan ke Turki dari Gaza untuk perawatan medis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Berita Terkini
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved